BelitongToday, Tanjungpandan – Penasihat Hukum 11 orang terdakwa perusakan aset Foresta Lestari Dwikarya, Wandi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di tujuh desa khususnya di Kecamatan Membalong.
Permintaan maaf ini Wandi sampaikan di hadapan ratusan massa yang menghadiri dan menantikan hasil sidang vonis 11 orang terdakwa kasus perusakan aset Foresta yang mereka sebut sebagai ‘Pejuang Tanah Membalong’, Kamis (18/1).
Dari sebelas 11 orang terdakwa masing-masing adalah Martoni, Arto, Resiman, Sonika, Zulkifli, Handi, Salman, Aruni Wangsa, Taufik Khadar, Andrin, Martoni dan Romelan.

Satu orang terdakwa atas nama Romelan diputus bebas oleh majelis hakim karena dakwaan yang disangkakan kepada dirinya telah merusak dan membakar aset Foresta Lestari Dwikarya tidak terbukti di dalam persidangan.
Namun, kabar baik dan melegakan hati lainnya adalah sebanyak 10 orang terdakwa tersebut divonis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Mantan koordinator lapangan aksi demonstrasi PT. Foresta Lestari Dwikarya Martoni yang dituduh sebagai provokator dan menghasut masyarakat untuk melakukan tindakan perusakan divonis sembilan bulan penjara.
Vonis terhadap Martoni ini jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU di persidangan sebelumnya yakni dua tahun enam bulan dipotong masa tahanan.

Sedangkan untuk sembilan orang terdakwa yang dituduhkan atas dakwaan merusak aset Foresta Lestari Dwikarya divonis tujuh bulan penjara lebih rendah dari tuntutan sebelumnya yakni satu tahun lima bulan juga dipotong masa tahanan.
Namun Sonika dan Resiman ada perkara lain yang didakwakan yakni penganiayaan, Untuk Sonika divonis lima bulan dan Resiman divonis enam bulan penjara.
“Tapi saya masih merasa gagal dalam hal ini, belum bisa membebaskan rekan-rekan di penjara, saya mohon maaf sebagai lawyer kalian,” papar Wandi di hadapan ratusan massa yang hadir.
Wandi menambahkan, selama menjadi lawyer ia telah berusaha dan berjuang semaksimal mungkin untuk mewujudkan rasa keadilan bagi 11 orang terdakwa.
“Namun saya hanyalah manusia biasa, saya bukan malaikat, dan saya telah berusaha,” jelasnya. (Tim)







