Home / Belitong Humanities

Sabtu, 10 Mei 2025 - 16:19 WIB

Jaga Nilai Sejarah, Muktamar Perlawanan Rakyat Belitong Akan Digelar!

Suasana hangat menyelimuti diskusi di Sekretariat Komunitas Diskusi 17 Belitong, Desa Air Saga, Belitung pada Jumat 9 Mei 2025 malam.

Suasana hangat menyelimuti diskusi di Sekretariat Komunitas Diskusi 17 Belitong, Desa Air Saga, Belitung pada Jumat 9 Mei 2025 malam.

Sementara itu, Rizali Abusama mengingatkan pentingnya menjaga martabat dan sumber daya Belitung. Ia menuturkan bagaimana dulu Belanda mencoba memanipulasi rakyat Belitung dengan narasi palsu bahwa kemerdekaan hanya berlaku di Jawa.

“Orang tua kita tak gentar, mereka kibarkan kembali bendera yang dirampas. Akibatnya, mereka ditangkap dan dipenjara,” ujar Rizali dengan nada getir.

Ia mengisahkan inisiatif Marsidi Judono yang mendorong masyarakat Belitung menyatakan dukungan tegas terhadap Republik Indonesia. Dari sinilah, perlawanan rakyat Belitung mencapai puncaknya, hingga banyak warga menjadi korban kekejaman kolonial.

Baca Juga  Gelar Doa Bersama, Foto Paus Fransiskus Diletakan di Altar Gereja Regina Pacis Tanjungpandan

Diskusi menjadi semakin hidup ketika Rizali menyebut buku Warisan Simpang Tige, karya yang ia harap dapat dibagikan luas kepada generasi muda.

Ia mengajak semua pihak untuk melihat kembali Tugu Perjuangan di Simpang Tige, Kecamatan Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, sebuah penanda sejarah yang nyaris dilupakan.

“Di sana berdiri bukti bahwa rakyat Belitung pernah melawan ketidakadilan,” tambahnya.

Malam itu, diskusi tak hanya menghidupkan kembali lembaran sejarah, tapi juga menyulut kesadaran baru. Bahwa sejarah bukan untuk dikenang saja melainkan dijaga, dipelajari dan diwariskan.

Baca Juga  ‎DPRD Kabupaten Belitung Gelar Sidang Paripurna HJKT ke-188, Momentum Menuju Kota Global Berbasis Maritim dan Budaya

Komunitas Diskusi 17 Belitong mungkin tampak kecil dari luar, tapi semangatnya tak bisa diremehkan. Dari ruang diskusi sederhana itu, suara-suara masa lalu kembali bergema.

Dan di tengah gempuran zaman, mereka terus menjaga nyala agar generasi mendatang tetap tahu siapa mereka dan dari mana mereka berasal. (Angga)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Jadi Media Interaktif Penyusunan Kebijakan, Mikron Buka Musrenbang Badau
Musda Muhammadiyah

Belitong Humanities

Hasil Musda Muhammadiyah Beltim, Firman Triyono Menjadi Ketua Umum

Belitong Humanities

Periode Desember 2024, Bulog Belitung Salurkan Bantuan Beras ke Ribuan Penerima

Belitong Humanities

Besok, ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Kembali Masuk Kerja
Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur

Belitong Humanities

Bangun Sistem Pengelolaan Kearsipan yang Baik, Dinas Perpustakaan Belitung Timur Gelar Rakor

Belitong Humanities

Lantik Mikron Sebagai Pj Bupati Belitung, Safrizal ZA Minta Langsung Tancap Gas
Kerja di Luar Negeri

Belitong Humanities

Modus TPPO Cukup Beragam, Imigrasi Tanjungpandan Imbau Warga Tidak Tergiur Tawaran Kerja di Luar Negeri

Belitong Humanities

Evaluasi Penggunaan Dana BOS, Soebagio Tekankan Pemanfaatan untuk Operasional Sekolah