Home / Belitong Politics

Senin, 23 Februari 2026 - 14:50 WIB

‎Jalan Air Buntar – Mentigi yang Rusak Parah Akibat Truk Tanah Liat, Mastoni Desak Pemda Turun Tangan

Anggota DPRD Belitung, Mastoni (BelitongToday.com/IST-Prokopim Setda Kabupaten Belitung)

Anggota DPRD Belitung, Mastoni (BelitongToday.com/IST-Prokopim Setda Kabupaten Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Mastoni, meminta Pemerintah Kabupaten Belitung segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur jalan tembus Air Buntar – Mentigi, Kecamatan Membalong.

Kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 7 kilometer tersebut dilaporkan telah mencapai kondisi yang memprihatinkan.

‎Dalam sidang paripurna DPRD Belitung di Tanjungpandan, Senin, Mastoni mengungkapkan bahwa kerusakan parah tersebut dipicu oleh aktivitas tinggi truk pengangkut tanah liat milik salah satu perusahaan yang beroperasi di Desa Perpat.

“Truk-truk tersebut setiap hari melintas menuju Desa Mentigi untuk membawa tanah liat ke pelabuhan. Akibat beban angkutan yang berat, kondisi jalan umum menjadi rusak parah,” ujar Mastoni, Senin 23 Februari 2026.

Baca Juga  ‎"Raje Kampong" Sarana Pengaduan Masyarakat ke DPRD Belitung Timur

Mastoni menekankan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat.

Selain menjadi akses utama bagi warga Desa Mentigi dan Dusun Sabong, jalan ini juga merupakan jalur alternatif menuju Membalong yang setiap hari dilalui oleh anak-anak sekolah.

‎Meskipun pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan agar dialihkan ke jalan alternatif, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak korporasi.

‎”Jalan ini fasilitas umum. Sangat disayangkan karena yang terdampak bukan hanya ekonomi warga, tapi juga akses pendidikan anak-anak sekolah,” tambahnya.

Baca Juga  ‎Menghapus Rindu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, WBP Lapas Tanjungpandan Diberikan Kesempatan Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Lebih lanjut, Mastoni mengungkapkan kekesalannya lantaran aktivitas pengangkutan tanah liat tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin atau kajian Analisis Dampak Lalulintas (Andalin).

‎Ia menyebutkan bahwa koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Belitung memberikan hasil yang dilematis.

Pihak DPUPR menilai perbaikan jalan akan menjadi sia-sia selama aktivitas truk bermuatan berat tersebut tidak dihentikan.

‎”Saya kesal mengapa kegiatan ini tidak dihentikan padahal Andalin tidak ada. Percuma jalan dibangun kalau aktivitas itu masih ada, pasti rusak lagi. Pemerintah daerah harus menaruh perhatian serius dan bertindak tegas,” pungkasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Politics

DPRD Belitung Tunda Pengesahan Tiga Raperda, Ini Penyebabnya

Belitong Politics

Energi Baru untuk Belitung: Ribuan Pendukung IM Memadati Gedung Nasional

Belitong Politics

Ini Komposisi Pimpinan Definitif DPRD Belitung Periode 2024-2029

Belitong Politics

Kawal Hak Pilih Masyarakat di Pilkada 2024, Bawaslu Belitung Gelar Patroli Hak Pilih
Apdesi

Belitong Politics

Komisi II DPR Bawa Tuntutan Apdesi untuk Perpanjangan Masa Jabatan Kades ke Baleg
PDI Perjuangan

Belitong Politics

PDI Perjuangan Optimis Ganjar Menang di Bangka Belitung, Sebut Ganjar Miliki Kesamaan dengan Jokowi
bupati Belitung Timur

Belitong Politics

Peringati Hardiknas, Bupati dan Ketua DPRD Memiliki Pandangan Berbeda Soal Pendidikan di Belitung Timur
Pemilu 2024

Belitong Politics

DPRD Belitung Gelar Halalbihalal bersama Partai Politik dan Pemangku kepentingan Pemilu 2024