Home / Belitong Environment

Jumat, 7 April 2023 - 15:56 WIB

Jelang Revalidasi Geopark Belitong oleh UNESCO, Sanem Optimis dapat Mempertahankan Status UGG

FGD terkait geopark di Belitung dan persiapan revalidasi Geopark Belitong Oleh UNESCO pada tahun 2024 mendatang.

FGD terkait geopark di Belitung dan persiapan revalidasi Geopark Belitong Oleh UNESCO pada tahun 2024 mendatang.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung, menggelar Focus Group Disscussion (FGD) menjelang revalidasi Geopark Belitong oleh UNESCO.

Focus Group Discussion (FGD) terkait Geopark di Pulau Belitung dan persiapan validasi oleh UNESCO berlangsung di Restoran Dapoer Belitong, Rabu (5/4) kemarin.

Bupati Belitung, Sahani Saleh mengatakan FGD ini berlangsung dalam rangka persiapan revalidasi Geopark Belitong pada 2024 mendatang.

“Kita harapkan dengan persiapan ini Pulau Belitung dapat mempertahankan dan memperkuat status UGG,” harapnya.

Ia menjelaskan, sejumlah lokasi kini pihaknya usulkan untuk masuk dalam daftar geosite baru

“Ada penemuan situs geopark baru yaitu mangrove berusia 700 tahun di Selat Nasik, bisa kita usulkan masuk ke UGG,” ungkapnya.

Baca Juga  Potensi Perbedaan Penetapan Idul Adha 1444 Hijiriah, Kemenag Belitung Ajak Saling Menghormati

Oleh karena itu, pemerintah daerah akan mendukung pembangunan infrastruktur untuk menunjang keberadaan geosite tersebut.

“Kita juga akan mengembangkan infrastrukturnya, seperti jalan dan akses lain,” kata Sanem.

Ia menjelaskan, upaya lain adalah mengembangkan potensi kekayaan laut dan kawasan perikanan Belitung yang bisa menjadi salah satu geosite baru.

“Dalam hal ini juga sudah mendapat bantuan dari Amerika yaitu dari USAID, ini kami harap dapat menguatkan citra Belitung sebagai kawasan Geopark Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Dewan Pengarah Badan Pengurus (BP) Belitong UGG atau Staf Khusus Menteri KKP, Dyah Erowati menyebutkan, revalidasi pertama UGG akan berlangsung di Bulan Mei-Agustus 2024.

Baca Juga  Belakangan ini Banyak Gempa Kuat, Tapi Mengapa BMKG Bilang Normal?

“Tahun ini revalidasi di Toba dan Gunung Sewu, bupati dan sekda agar memerintahkan stafnya ikut ke Toba dan Gunung Sewu. Hal ini agar bisa mempersiapkan revalidasi tahun depan,” terangnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah lokasi yang kini pihaknya usulkan kembali sebagai geosite baru.

“Untuk penambahan situs Geopark, usulan diar Belitung ada Pulau Seliu, Pulau Langer, dan Pulau Mendanau, sementara di Beltim ada Pulau Buku Limau,” tandasnya.

Dia menjelaskan, tim penilai nanti akan fokus ke lokasi pulau-pulau tersebut karena Belitung merupakan Geopark Maritim.

“Dulu ada 17 Geosite, dan nanti kita usulkan tujuh Geosite lagi,” tutupnya. (Ferdy)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

‎Jalan di Depan PT. AKU Berlubang dan Penuh Tumpahan Pasir, Wabup Instruksikan Perusahaan Lakukan Perbaikan!
personel damkar bpbd belitung melakukan pemadaman api yang membakar lahan kering di jalan air saga sebelah hotel bahamas tanjungpandan

Belitong Environment

Lahan Kering di Sebelah Hotel Bahamas Terbakar, Damkar BPBD Belitung Berhasil Padamkan Api

Belitong Environment

Rawan Tumbang dan Membahayakan Keselamatan, FLLAJ Belitung Inisiasikan Penebangan Pohon di Depan BRI Tanjungpandan
Suhu Panas Indonesia bmkg

Belitong Environment

BMKG Mengidentifikasi 5 Faktor Penyebab Suhu Panas di Indonesia

Belitong Environment

‎Sambut HUT ke-81 TNI, Lanud H. AS Hanandjoeddin dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pasar Hata

Belitong Environment

Cuaca Kemarau dan Berangin, Belitung Masih Rawan Karhutla

Belitong Environment

DLH Belitung Imbau Masyarakat Tak Buang Sampah ke Sungai
HPSN 2023

Belitong Environment

HPSN 2023, DLH Kumpulkan Satu Ton Sampah di Tanjung Tinggi