BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung Masdar Nawawi mengajak masyarakat memaknai Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah dengan mempererat tali silahturahmi.
Momen Idul Fitri merupakan sebagai sarana pensucian dari kesalahan dan dosa setelah sebulan penuh berpuasa menahan hawa nafsu. Ditambah dengan keikhlasan saling memaafkan kesalahan sesama insan. Sehingga bagaikan bayi yang baru dilahirkan, bersih dari dosa.
Pada hari ini juga, merupakan momentum penting untuk membangun kepedulian, rasa kasih sayang, saling berbagi, bersilaturrahmi dan saling memaafkan.
“Kita harapkan masyarakat untuk merayakan secara khusyuk dan dilaksanakaan untuk tidak berlebihan, karena yang berlebihan itu dilarang di agama kita, apalagi memaksakan,” jelasnya.
Menurut Masdar, Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah merupakan hari kegembiraan umat Islam setelah melaksanakan ibadah ramadhan, sehingga kembali kepada fitrah atau kesucian diri.
“Jadi kita harapkan menyambutnya dengan kegembiraan dan tidak dengan berlebihan juga, walaupun itu tergantung ekonomi masyarakat juga,” sebutnya.
Selain itu, melalui momentum Idul Fitri 1445 Hijriah diharapkan mempererat silaturahmi atau tali persaudaraan sesama umat Muslim.
“Inti Idul Fitri adalah untuk mempererat tali persaudaraan, jadi saling mengunjungi dan silahturahami harus kita rekatkan,” tandasnya (Adoy)







