BelitongToday, Tanjungpandan – Harga cabai rawit di pasar induk Tanjungpandan tercatat mengalami kenaikan, Minggu 29 Desember 2024.
Sebelumnya harga cabai rawit tercatat di kisaran Rp45.000 per kilogram kini naik melesat mencapai Rp75.000 per kilogram.
Menurut Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung, Hamzah naiknya harga cabai ini dipicu oleh terkendala pasokan dari luar daerah.
Biasanya kebutuhan cabai di Belitung dipasok dari luar daerah, namun karena faktor cuaca buruk pengiriman menjadi terhalang.
“Sebab kondisi cuaca tidak bersahabat, angin kencang sehingga menyebabkan harga cabai naik,” tandasnya, Minggu 29 Desember 2024.
Hamzah menjelaskan, kebutuhan cabai untuk Belitung mayoritas masih dipasok atau didatangkan dari luar daerah.
Maka dari itu, jika pengiriman mengalami kendala akan berimplikasi terhadap harga cabai.
“Yang tentunya harga cabai menjadi naik seperti terjadi sekarang ini,” paparnya.
Sementara ini pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap pasokan cabai demi mengendalikan harga cabai.
“Kita tetap melakukan pengawasan karena untuk melaksanakan pasar murah kondisi tidak memungkinkan,” jelas Hamzah. (Nazriel)







