Home / Belitong Humanities

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 20:30 WIB

Kepala Sekolah Bantah Intimidasi Korban Edit Foto Tanpa Busana

Ilustrasi.

Ilustrasi.

BelitongToday, Manggar – Salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kabupaten Belitung Timur hingga saat ini masih menjadi sorotan. Hal ini lantaran perbuatan tak senonoh dari seorang staf Tata Usaha (TU) berinisial BU.

Perbuatan tak senonoh BU itu adalah mengedit foto beberapa siswi di SMAN itu menjadi tanpa busana alias bugil. Tak berselang lama, BU pun telah dilaporkan atas perbuatannya.

Bahkan berdasarkan pemberitaan di beberapa media online, kasus BU pun telah masuk ke tahap penyidikan oleh Polres Belitung Timur.

Namun yang membuat SMAN di Belitung Timur itu kembali menjadi sorotan baru-baru ini, adalah adanya informasi intimidasi terhadap siswi yang menjadi korban oleh pihak sekolah.

Baca Juga  ELT Helikopter Polri NBO-105 Berhasil Ditemukan, Dalam Keadaan Tidak Berfungsi

Berdasarkan pemberitaan yang beredar di beberapa media online, kepala sekolah mengancam para orang tua anak yang menjadi korban edit foto oleh BU.

Ancaman itu yakni orangtua korban mendapat undangan ke sekolah, kemudian pihak sekolah meminta orangtua menandatangani pernyataan tidak memperpanjang kasus edit foto BU ke jalur hukum. Bila masih berlanjut, pihak sekolah akan mengeluarkan anak-anak tersebut dari sekolah.

Saat konfirmasi, Kepala SMAN tersebut pun langsung menegaskan bahwa informasi atau pemberitaan di beberapa media online yang terkesan menyudutkan sekolahnya adalah tidak benar.

Baca Juga  Diaspora Indonesia di San Francisco Persembahkan Program Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Belitung

Dia menerangkan, orang tua siswa korban BU memang betul ada panggilan ke sekolah, namun adanya penandatanganan pernyataan tidaklah benar.

“Yang orang tua siswa tandatangani itu absensi kehadiran, bukan pernyataan. Kita ada bukti suratnya di sekolah,” tegasnya saat mengkonfirmasi kepada BelitongToday, Sabtu (5/8).

Dia pun mengaku kecewa dengan adanya pemberitaan yang memperkeruh suasana, padahal anak-anak di sekolahnya belajar dengan aman dan tenang.

“Sudah kondusif, semua anak kita tetap bersekolah dan kami pihak sekolah justru melindungi korban dengan melakukan pemecatan terhadap BU. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di sekolah kami,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Kamis Putih di Gereja Regina Pacis Tanjungpandan Penuh Kasih, Ini Prosesi Paling Menyentuh!
ASN Belitung

Belitong Humanities

Sidak Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Belitung Apresiasi Kedisiplinan ASN Belitung

Belitong Humanities

Gelar Doa Bersama, Foto Paus Fransiskus Diletakan di Altar Gereja Regina Pacis Tanjungpandan

Belitong Humanities

Korpri Beltim Pilih Ketua dan Kepengurusan Baru

Belitong Humanities

Dishub Belitung Utamakan Keselamatan dalam Pelaksanaan Mudik Idul Fitri 1445 Hijriah
Jambore

Belitong Humanities

Belitung Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Relawan Lingkungan

Belitong Humanities

Tim Rangkul Sekolah Atasi Kekerasan Anak Sekolah

Belitong Humanities

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Helikopter Polri NBO-105 Esok Hari