BelitongToday, Tanjungpandan – Peran dukun kampong dan pemuka adat di Kabupaten Belitung dinilai krusial dalam menjaga tatanan adat dan kearifan lokal, terutama di tengah arus modernisasi.
Hal ini menjadi perhatian khusus pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung nomor urut 2, Isyak-Masdar (IM).
Dalam rangka mendukung tugas mereka, insentif untuk dukun kampong dan pemuka adat akan dinaikkan dua kali lipat.
Kenaikan insentif ini merupakan bagian dari program unggulan yang diusung oleh Pasangan IM, yang diberi nama KEMINANGAN.
Program ini bertujuan untuk menjadikan kearifan lokal dan adat istiadat sebagai landasan pembangunan di Kabupaten Belitung.
Tidak hanya dukun kampong dan pemuka adat, insentif ganda juga akan diberikan kepada Ketua RT yang berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Isyak-Masdar juga berkomitmen untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Kepala Desa, perangkat desa, dan Kepala Dusun yang berkolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan desa.
“Ini adalah langkah strategis untuk memulihkan ekonomi Kabupaten Belitung agar kembali ‘menyala’. Dengan tagline 2x Lebih Sejahtera, 2x Lebih Bahagia, 2x Lebih Menyala, kami berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Isyak.
Rencana kenaikan insentif dan pemberian THR ini merupakan bagian dari 18 program yang akan dijalankan oleh Isyak-Masdar jika terpilih sebagai pemimpin Kabupaten Belitung untuk periode 2024-2029.
Komitmen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendorong pelestarian nilai-nilai adat yang telah ada. (Angga/Rel)







