Home / Belitong Humanities

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:53 WIB

Komunitas “Belitong Muda Bisa” Serahkan Rak Kain Sarung dan Mukena ke Masjid Abdul Hadi

Ketua Komunitas 'Belitong Muda Bisa' Teguh Trinanda (kanan) menyerahkan rak mukena, kain sarung, dan peci, kepada Ketua Masjid Abdul Hadi Air Saga, jalan Munir, Desa Air Saga, Tanjungpandan, Jumat 24 Mei 2024.

Ketua Komunitas 'Belitong Muda Bisa' Teguh Trinanda (kanan) menyerahkan rak mukena, kain sarung, dan peci, kepada Ketua Masjid Abdul Hadi Air Saga, jalan Munir, Desa Air Saga, Tanjungpandan, Jumat 24 Mei 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Dewan Pengurus Komunitas ‘Belitong Muda Bisa’ secara resmi menyerahkan rak mukena, kain sarung, dan peci kepada pengurus Masjid Abdul Hadi, Jalan Munir, Desa Air Saga, Tanjungpandan, Jumat 24 Mei 2024 kemarin.

Penyerahan rak mukena, kain sarung, dan peci merupakan salah satu program sosial keagamaan komunitas ‘Belitong Muda Bisa’.

Penyerahan ini berlangsung di sela-sela kegiatan arisan bulanan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tanjungpandan.

Ketua komunitas ‘Belitong Muda Bisa’, Teguh Trinanda menyerahkan rak tersebut secara simbolis kepada Ketua Masjid Abdul Hadi, Desa Air Saga, Widi Utoyo, Jumat 24 Mei malam.

Menurut Teguh, program sosial keagamaan berupa pembagian rak mukena, kain sarung, dan peci ini akan dilaksanakan di seluruh masjid yang ada di Kabupaten Belitung berjumlah 151 masjid secara bertahap.

Baca Juga  Offer Direct Flight and 30-Day Visa Free, Uzbekistan Ambassador Hopes Indonesians can Travel to Bukhara, "Land of Imams"

“Namun tahap awal kami akan serahkan kepada 63 masjid yang ada di Kecamatan Tanjungpandan. Perdana kami salurkan ke 10 masjid dulu kemudian menyusul masjid lain secara bertahap dengan jumlah sebanyak 10 masjid,” imbuhnya.

Teguh menambahkan, tidak hanya menyerahkan kain sarung, mukena, dan peci saja. Nantinya tim dari komunitas ‘Belitong Muda Bisa’ akan datang setiap satu bulan sekali untuk mencuci (laundry) kain sarung, peci, dan mukena tersebut.

“Selama barang-barang tersebut dicuci kami akan berikan pengganti sementara sehingga tetap bisa digunakan oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Belitung Jalin Kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Teguh menjelaskan, komunitas ‘Belitong Muda Bisa’ memiliki visi menjadi organisasi gerakan sosial kepemudaan tingkat daerah yang berkualitas dan bermanfaat sebagai wadah kolaborasi menuju visi Indonesia Maju.

“Komunitas ‘Belitong Muda Bisa’ adalah semangat pemuda untuk untuk ikut membangun kampung halaman,” terangnya

Ia menambahkan, komunitas Belitong Muda Bisa lahir dari kepedulian terhadap tanah kelahiran tercinta yang mana gerakan ini dimotori oleh anak-anak muda yang penuh semangat dan ingin mengabdikan diri berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Belitong Muda Bisa bukan sekedar slogan melainkan sebuah tekad kuat yang bulat untuk bisa membawa perubahan positif,” ungkap Teguh. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

TMMD ke-118

Belitong Humanities

Sanem Apresiasi Pelaksanaan TMMD ke-118 Kodim 0414 / Belitung, Sebut Bantu Tuntaskan Permasalahan di Desa
Rakor

Belitong Humanities

Hadapi Mudik Idul Fitri 1444 Hijriah, Kapolri Pimpin Rakor Lintas Sektor

Belitong Humanities

Pengurus Perwabel Periode 2024-2028 Resmi Dikukuhkan

Belitong Humanities

Baksos HBP Ke-61 Lapas Kelas II B Tanjungpandan di SD Negeri 11 Badau
Pers

Belitong Humanities

Sambut HPN 2023, Insan Pers Belitung Gelar Rapat Pemantapan

Belitong Humanities

Peringati HUT Ke-79 Republik Indonesia, Mikron Antariksa: Jangan Pernah Sesekali Melupakan Sejarah

Belitong Humanities

Menanti Jurus Sakti Mikron Antariksa Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem di Belitung

Belitong Humanities

FLLAJ Belitung Audiensi Bersama Pj Bupati Belitung