Bahkan, Edi Nasapta juga secara tegas mengajak dua bupati yakni Bupati Belitung dan Belitung Timur dengan tegas meminta royalti timah yang masih berjalan hari ini supaya bisa ditingkatkan.
“Jangan cuma tiga persen, kita minta minimal sama-sama sepakat minta minimal 50 persen royalti timah dari hasil timah di daerah kita,” tegasnya.
Selanjutnya Edi Nasapta juga mendorong kehadiran investasi hilirisasi timah dan hilirisasi mineral ikutan timah seperti monazite, ilmenite, logam tanah jarang, radio aktif, dan zircon.
Ia menegaskan, mineral ikutan timah ini harus dikelola dengan sebaik-baiknya demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
“Mineral ikutan timah boleh keluar dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tapi kita harus dapat duitnya, dapat hasilnya, dan dapat pajak daerahnya jadi retribusi apa yang bisa kita dapatkan,” ungkapnya.
Menurut Edi Nasapta jangan sampai terjadi seperti sekarang ini dengan dalih perdagangan antar pulau sehingga daerah tidak mendapatkan apa-apanya.
“Salah satu jalan keluar cepat untuk mendapatkan PAD jika pemerintah pusat sepakat dengan kita bantu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sedang sekarat ini,” imbuhnya.
Selanjutnya, Edi Nasapta menjelaskan selain sektor tambang, sektor pariwisata juga masih menjadi andalan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bangka Belitung khususnya Kabupaten Belitung.
Untuk itulah, dirinya mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Belitung agar meninjau kembali hak atas tanah di pantai Bilik Tanjung Tinggi.
“Saya usulkan agar kalau bisa ditarik kembali pengelolaanny ke pemerintah Kabupaten Belitung sehingga bisa dibangun dengan APBD,” paparnya.
Edy Nasapta juga mengusulkan agar di lokasi itu dibangun jalan setapak atau pedestarian yang besar di pinggir pantai dari Tanjung Kelayang, Tanjung Tinggi kalau perlu sampai ke Pantai Pendaunan.
“Sehingga nantinya jika pariwisata Belitung kembali maju di situ bisa tempat untuk berkumpul dan berjualan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat itu bagus,” pungkasnya.
Edi Nasapta juga mengusulkan kepada Pemkab Belitung untuk melihat kembali pulau-pulau kecil yang berada di depan Tanjung Kelayang seperti Pulau Babi, Pulau Kepayang, Pulau Burung dan pulau-pulau kecil lainnya untuk segera benar-benar dikuasai oleh Pemerintah Kabupaten Belitung.
“Dapat dibangun dengan anggaran APBD baru nanti jika ingin dikerjasamakan dengan pihak swasta benar-benar tercatat itu, benar-benar jelas itu, ada kontrak kerja yang benar nanti bisa sekaligus dibangun dermaga-dermaga kecil di sana dan lain sebagainya dari Pemkab Belitung sehingga pariwisata kita bisa maju, aku juga tadi mengusulkan untuk membangkitkan pariwisata di Belitung supaya di daerah Pulau Lengkuas itu malam-malam bisa hidup, di sana diterangi lampu-lampu terang seperti sinar laser-laser dari bawah laut sehingga malam-malam bisa ada kapal yang melayani orang makan di tengah laut dan sebagainya,” tutup Edi Nasapta. (Nazriel)







