BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung memfasilitasi kegiatan silaturahmi sekaligus pemilihan Ketua Paguyuban Pedagang Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Sabtu 5 September 2026.
Langkah ini diambil guna memperkuat kekompakan, membenahi tata kelola, serta merespons berbagai keluhan masyarakat terkait parkir, sampah, hingga penataan gerobak.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belitung, Tomy Wardiansyah, menegaskan pentingnya pembentukan struktur kepengurusan yang sah.
Keberadaan kepengurusan yang legal menjadi syarat penting agar program-program pemerintah daerah dapat masuk dan menyentuh para pedagang secara langsung.
Selama ini, pihak dinas menerima banyak laporan dan masukan melalui aplikasi “Besadu” milik Diskominfo Belitung mengenai persoalan parkir dan kerapian gerobak.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Belitung, Syamsir, mengapresiasi keseriusan pedagang yang mulai tertib merapikan gerobak usai berjualan.
Syamsir menekankan pentingnya menjaga kondusifitas, kebersamaan, dan asas kekeluargaan. Pemkab Belitung juga menyatakan kesiapan untuk membantu penerbitan Surat Keputusan (SK) serta pelaporan legalitas organisasi.
Dalam arahannya, Syamsir mendorong paguyuban untuk mandiri dalam menyelesaikan persoalan internal.
Masalah-masalah teknis kecil seperti persoalan listrik diharapkan dapat diselesaikan di tingkat pengurus tanpa harus langsung disampaikan kepada Wakil Bupati.
Untuk memastikan komunikasi berjalan lancar, pihak Pemkab berencana menggelar forum evaluasi rutin bertajuk “ngopi dua mingguan” guna membahas penataan sampah dan pengelolaan parkir secara berkelanjutan.
Selain penataan di lokasi saat ini, Pemkab Belitung juga tengah membenahi kawasan Kolong Keramik.
Apabila proses pembenahan telah selesai, aktivitas jualan para pedagang rencananya akan dipindahkan ke lokasi baru tersebut dengan jam operasional dimulai pukul 09.00 WIB.
Pemda fokus melakukan penataan secara serius dan mengimbau agar dinamika internal pedagang tidak perlu banyak diekspos ke luar agar tidak merugikan para pedagang itu sendiri.
Pemilihan ketua paguyuban berlangsung secara demokratis dengan total 27 suara.
Hasil perolehan suara menetapkan Memed sebagai Ketua Paguyuban Pedagang Gedung Nasional Tanjungpandan terpilih setelah mengantongi 16 suara.
Dua kandidat lainnya, Yudho memperoleh 7 suara dan Ansori mengumpulkan 4 suara.
Ketua terpilih, Memed menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta apresiasi kepada Pemkab Belitung, Wabup, dan Kadisdikbud Belitung yang telah memfasilitasi pembentukan paguyuban.
Memed menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah, meluruskan berbagai informasi yang tidak sesuai, serta membawa para pedagang menjadi lebih kompak dan sejahtera ke depannya. (Nazriel Semesta)
![]()







