BelitongToday, Tanjungpandan – Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank Sumsel Babel, Mustakim mengharapkan agar kedepannya keberadaan Bank Sumsel Babel sebagai lembaga perbankan bisa dirasakan oleh masyarakat Belitung.
“Kerja sama kita dengan Pemda Belitung ini sudah cukup baik, harapannya ke depan bisa kita tingkatkan lagi dalam bentuk-bentuk yang lain, sehingga keberadaan kami sebagai lembaga perbankan bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan Pemda Belitung, intinya kita ingin lebih eksislah,” katanya saat diwawancarai oleh awak media selepas acara, Kamis (12/1) siang.
Penandatangan berita acara yang pihaknya laksanakan tadi bersama dengan Bupati Belitung dan Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Tanjungpandan, merupakan perwujudan komitmen Pemda Belitung dengan Bank Sumsel Babel atas aset berupa lahan dan bangunan tersebut.
“Kita senang karena selama tidak ada kendala ke depan, semakin bertambah modalnya karena Bank Sumsel Babel terbantu dalam hal jumlah modalnya yang khusus ini tadi senilai Rp1,7 Miliar, disamping ada komitmen lain yaitu akan menambah setoran modal berupa dana/uang,” terangnya.
Mustakim juga menjelaskan terkait bisnis yang dijalankan Bank Sumsel Babel saat ini yakni terfokus dalam hal kredit dan pembiayaan syariah.
“Bisnis dari Bank Sumsel Babel untuk saat ini terutama dalam hal kredit dan pembiayaan syariah. Ada ketentuan rasio misal dari sisi jumlah modal dibanding dengan aset yang beresiko. Artinya semakin besar modal, semakin besar pula kita berbisnis sehingga rasio ini tetap terjaga,” bebernya.
Dari kegiatan permodalan yang dilakukan Bank Sumsel Babel, setiap tahunnya Pemda Belitung mendapat dividen (hasil yang dibayarkan oleh perusahaan kepada para pemegang saham) dari Bank Sumsel Babel senilai kurang lebih Rp4 Miliar.
“Dari kegiatan modal ini, Pemda Belitung mendapatkan dividen dari Bank Sumsel Babel sekitar Rp4 Miliar per tahun, dengan jumlah modal yang tercatat senilai Rp29 Miliar. Tapi yang sudah kita kembalikan berupa dividen, tahun ini bayarnya lebih dari Rp4 Miliar, jika ditotal jumlahnya sudah hampir 2 kali lipat dari modal,” tandasnya. (Dafit)







