Home / Belitong Environment

Kamis, 7 September 2023 - 13:06 WIB

Pagi Ini, Belitung Dilanda Hujan Intensitas Ringan

Kondisi aspal di jalan Air Ketekok yang basah usai hujan dengan intensitas ringan melanda Belitung, Kamis (8/9) pagi.

Kondisi aspal di jalan Air Ketekok yang basah usai hujan dengan intensitas ringan melanda Belitung, Kamis (8/9) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilanda hujan dengan intensitas ringan, Kamis (8/9) pagi.

Hujan turun mulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Sebelumnya sejak pagi hari cuaca Kota Tanjungpandan tampak berawan.

Meskipun hujan tidak turun lebat. Namun cukup membantu untuk menyiram debu dan tanaman masyarakat yang lama kering akibat kemarau berkepanjangan.

“Syukurlah tadi hujan turun meskipun tidak lebat istilahnya cuma menyiram debu,” ujar salah seorang warga Kelurahan Lesung Batang, Santo, Kamis (7/9) pagi.

Menurutnya, Belitung atau khususnya Kota Tanjungpandan sudah lama tidak mendapat hujan, sehingga kondisi hujan pagi ini terasa sangat bermanfaat.

Baca Juga  Miris! Nasib Anak Panti Asuhan di Belitung Ini, Melapor ke Polisi Soal Persetubuhan, Malah Dicabuli oleh Polisi

“Terutama untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan, bisa membasahi rumput atau lahan yang kering,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi menerangkan kondisi cuaca dan kemarau panjang yang melanda Belitung ini karena fenomena El Nino.

“Sehingga kondisi memang kering dan intensitas hujan berkurang,” jelasnya.

Kondisi ini, menurut Agus, akan berlangsung hingga Oktober mendatang.

“Namun semoga kami harapkan di September akhir ada perubahan atau sudah turun hujan,” jelasnya.

Sebelumnya, sudah lebih dari empat minggu Kabupaten Belitung dilanda kemarau panjang. Dengan tidak adanya hujan sama sekali pada kurun waktu tersebut, meningkatkan potensi kekeringan. Beberapa areal persawahan sudah terlihat kekeringan.

Baca Juga  Satpol PP Belitung Tertibkan Aktivitas TI di Kolong PDAM Air Serkuk, Amankan Sejumlah Peralatan Tambang

Kemarau juga membuat potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi semakin besar. Hal ini, karena banyaknya lahan berupa ilalang dan rumput kering sangat rentan terbakar, bahkan hanya oleh puntung rokok sekalipun. Data BPBD Kabupaten Belitung mencatat, sepanjang tahun 2023, terjadi sebanyak sebanyak 128 kasus kebakaran mulai Januari sampai awal September.

Jumlah kasus kebakaran terdiri 111 kebakaran hutan dan lahan, 11 kasus kebakaran bangunan, empat kasus kebakaran kendaraan, dan dua kasus kebakaran lainnya. Adapun kasus kebakaran yang paling mendominasi adalah kasus kebakaran hutan dan lahan. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Peringati Hari Bumi 2025, Kemenag Belitung Tanam Ratusan Pohon Matoa
Musim Kemarau Belitung

Belitong Environment

Belitung Masuki Fase Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat Hemat Air

Belitong Environment

Rencanakan Program, DLH Belitung Laksanakan Konsultasi Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Belitong Environment

Ini Klarifikasi PT KPN Terkait Alat Berat di Pulau Seliu

Belitong Environment

Masuki Fase Peralihan Musim, BPBD Belitung Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Belitong Environment

Banjir Rob Berpotensi Melanda 20 Wilayah Pesisir Indonesia

Belitong Environment

KSOP Tanjungpandan Keluarkan Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Kasus Kebakaran Belitung

Belitong Environment

Hingga Awal September Kasus Kebakaran di Belitung Capai 128 Kasus, 111 Kasus Merupakan Karhutla