BelitongToday, Sijuk – Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil secara resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 Tahun Anggaran 2023 di Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada, Kamis (19/10).
Prosesi penutupan ditandai dengan pelaksanaan upacara di lapangan bola Desa Air Seru, Kamis (19/10)
Pelaksanaan TMMD di Desa Air Seruk, berlangsung selama 30 hari. TMMD dimulai 20 September sampai 19 Oktober.
Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil mengatakan, program TMMD ke-118 Tahun 2023 merupakan program lintas sektoral. Program ini melibatkan Pemda, Polri, Instansi terkait, dan masyarakat setempat.
Kegiatan TMMD bertujuan membantu pemda guna mempercepat akselerasi pembangunan di daerah. Terutama, dalam membangun insfrastruktur untuk membuka daerah yang terisolir dan tertinggal.
Selain itu, pelaksanaan TMMD ke-118 Kodim 0414 Belitung bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serta, untuk kepentingan pertahanan dan tetap terpeliharanya kemanunggalan TNI dan rakyat.
“TMMD ke-118 ini telah saya tutup dan kegiatannya sudah berlangsung baik fisik maupun non fisik,” kata Mayjen TNI Yanuar Adil.
Dorong Perkembangan Desa
Menurut Mayjen TNI Yanuar Adil, kegiatan TMMD yang dilaksanakan selama satu bulan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai hasil pembangunan fisik maupun non fisik, secara umum telah mendorong perkembangan desa.
Adapun hasil TMMD tersebut yakni pembangunan badan jalan sepanjang 2,2 kilometer dan lebar 8 meter, pemasangan gorong-gorong satu titik. Kemudian, pembuatan plat deuker satu titik, pembangunan gapura satu unit serta RTLH dua unit.
Sedangkan kegiatan non fisik yakni penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, ceramah agama dan bintal. Lalu, penyuluhan stunting, posbindu, dan penyakit tidak menular.
Selanjutnya adalah penyuluhan bela negara, penyuluhan KB dan kesehatan, penyuluhan kamtibmas, serta penyuluhan narkoba. Kemudian, juga ada bakti sosial seperti pemberian paket bantuan makanan untuk anak stunting, sunantan massal dan pemeriksaan kesehatan.
“Semua capaian ini tentunya karena dukungan Pemprov, Pemkab, dan segenap masyarakat,” bebernya.
Ia melanjutkan, keberhasilan TMMD itu merupakan cerminan suatu sikap dan kegiatan bersama. Untuk senantiasa ingin memberikan dan berbuat yang terbaik dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam segala segi kehidupan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada gubernur serta forkopimda provinsi, bupati beserta forkopimda kabupaten. Juga, instansi kementerian terkait dan khususnya seluruh masyarakat telah bahu membahu bersama TNI,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati Belitung H. Sahani Saleh mengatakan, TMMD merupakan langkah mempercepat akselerasi pembangunan di daerah.
Apalagi kerja sama dalam membangun itu, TNI tidak hanya mengamankan wilayah tetapi turun langsung ke masyarakat dalam membantu pemerintah.
“Sebab itu secara berkesinambungan, karena jika hanya mengandalkan kita, tetap ada keterbatasan seperti efisiensi dana,” kata bupati. (Adoy)







