Home / Belitong Politics

Rabu, 18 September 2024 - 11:24 WIB

Pasangan Berhasyl Siap Berikan Kepastian Hukum untuk Penambang Rakyat di Belitung

Pasangan calon Bupati Belitung dan calon Wakil Bupati Belitung, Hendra Caya - Sylpana

Pasangan calon Bupati Belitung dan calon Wakil Bupati Belitung, Hendra Caya - Sylpana

BelitongToday, Tanjungpandan – Masyarakat Kabupaten Belitung tengah dihadapkan pada keresahan terkait aktivitas pertambangan yang semakin sulit.

Penambang kesulitan menjual hasil tambang dan kerap terlibat dalam aksi “kucing-kucingan” dengan aparat penegak hukum karena beroperasi di luar Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Menanggapi hal ini, pasangan calon Bupati Belitung dan calon Wakil Bupati Belitung, Hendra Caya – Sylpana (Berhasyl) berkomitmen untuk memberikan kepastian hukum bagi para penambang rakyat.

Humas tim pemenangan pasangan Hendra Caya dan Sylpana, Lukman Hidayat menjelaskan bahwa visi mereka ke depan adalah membenahi dunia pertambangan rakyat dengan menghadirkan kepastian hukum agar masyarakat bisa menambang dengan tenang dan aman.

Baca Juga  Bupati Belitung Puji Pidato Kenegaraan Presiden, Soroti Swasembada Pangan dan Penertiban Tambang Ilegal

“Kedepannya, Insya Allah, jika pasangan ini terpilih, kami akan mendorong pemerintah pusat untuk menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Dengan begitu, pemerintah provinsi bisa menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Pengelolaan IPR nantinya akan dilakukan oleh koperasi atau BUMDes yang akan bekerja sama dengan pihak swasta. Skema ini akan memungkinkan masyarakat bekerja dengan nyaman tanpa harus bermain sembunyi-sembunyi,” jelas Dayat, sapaan akrab Lukman.

Lebih lanjut, Dayat mengakui bahwa sektor pariwisata adalah prioritas utama, namun dunia tambang belum bisa sepenuhnya ditinggalkan.

Baca Juga  Penembakan Massal Nodai Perayaan Tahun Baru Imlek

Dia menekankan pentingnya pengaturan yang lebih baik agar berbagai sektor ekonomi, termasuk pertambangan dapat tetap berjalan sambil perlahan beralih ke sektor pariwisata, perkebunan, perikanan, dan kelautan.

“Kami tetap fokus pada pariwisata, namun tambang rakyat tak bisa ditinggalkan. Kami juga akan meminta kepada pemilik IUP, baik dari pihak swasta maupun BUMN seperti PT Timah, agar memberikan kelonggaran kepada masyarakat yang ingin menambang di dalam wilayah IUP mereka. Nanti, koperasi yang menjadi mitra akan dibuat untuk memastikan kepastian hukum bagi para penambang rakyat,” tutup Dayat dengan penuh harapan. (Angga)

Share :

Baca Juga

Belitong Politics

‎Pelindo Regional II Tanjungpandan Terima Kunjungan Komisi I DPRD Belitung, Bahas Sinergitas Pengembangan Pelabuhan
Ganjar Mahfud

Belitong Politics

Tim Pemenangan Ganjar – Mahfud di Belitung Resmi Terbentuk, Target Raup 70 Persen Suara di Pilpres 2024
Sahani Saleh

Belitong Politics

Masa Jabatan Tersisa Dua Bulan, Sanem Harap Pemimpin Selanjutnya Dapat Melanjutkan Program yang Disusun

Belitong Politics

Tokoh Pengusaha Belitung Dedi Hernandie Siap Maju di Pilkada Belitung 2024

Belitong Politics

Rudianto Tjen Ingatkan Kader PDIP Turun ke Masyarakat, Targetkan Menang “Hatrick” di Pemilu 2024

Belitong Politics

Tegas! Ketua DPRD Belitung Minta Kepolisian Tangani Kasus Pemukulan Anak di Bawah Umur Secara Profesional

Belitong Politics

Hilman Jabat Ketua DPD NasDem Belitung 2025-2029

2024 Election

KPU Belitung Gelar Pisah Sambut Ketua dan Komisioner