BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar rapat koordinasi lokus penanganan stunting untuk tahun 2026.
Acara berlangsung di kantor Bappeda Belitung, jalan Jenderal Ahmad Yani, Tanjungpandan, Jumat 13 Desember 2024.
Kepala Bappeda Belitung, Nurman Sunanda menjelaskan tujuan rapat pada hari ini adalah menentukan lokus penanganan stunting pada tahun 2026 di Belitung.
“Program ini adalah program nasional yang bertujuan untuk menurunkan stunting jadi harus ada aksi dan instrumen di tingkat daerah untuk mempercepat penurunan stunting,” paparnya.
Menurut Nurman, melalui pertemuan kegiatan pada siang hari ini pihaknya akan membahas desa mana saja yang akan menjadi lokus percepatan penurunan stunting.
“Saya berharap pengelolaan data stunting dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya jangan sampai terjadi kekeliruan,” imbuhnya.
Di samping itu, pihaknya akan terus melakukan pengukuran terhadap prevalensi stunting di Kabupaten Belitung. Kemudian juga dilakukan koordinasi untuk meningkatkan intervensi gizi prioritas bagi sasaran. Di sisi lain juga akan melakukan perbaikan manajemen untuk memastikan sasaran penanganan stunting tepat sasaran.
“Keluarga berisiko stunting adalah keluarga miskin, pendidikan orang tua rendah, sanitasi lingkungan buruk, dan air minum tidak layak. Jadi keluarga berisiko ini yang harus kita data dan jaga serta masuk dalam lokus penanganan stunting tahun depan,” ungkapnya. (Nazriel)







