Home / 2024 Election

Minggu, 13 Oktober 2024 - 17:11 WIB

Pengawasan Partisipatif: Bawaslu Belitung Ajak Media dan Elemen Masyarakat, Siap Awasi Pilkada 2024

Bawaslu Belitung mengadakan kegiatan sosialiasi "Pengawasan Partisipatif" di Bahamas Hotel pada 13 Oktober 2024, dengan fokus pada pencegahan SARA, hoax, dan ujaran kebencian dalam kampanye Pemilihan 2024.

Bawaslu Belitung mengadakan kegiatan sosialiasi "Pengawasan Partisipatif" di Bahamas Hotel pada 13 Oktober 2024, dengan fokus pada pencegahan SARA, hoax, dan ujaran kebencian dalam kampanye Pemilihan 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belitung menggelar kegiatan sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada Minggu, 13 Oktober 2024, di Bahamas Hotel & Resort, Tanjungpandan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengawasan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang dinilai sebagai momentum penting bagi kemajuan daerah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Rezeki Aris Munazar menegaskan bahwa Pilkada tahun ini dihadapkan pada tantangan serius, termasuk penyebaran isu-isu negatif seperti politisasi SARA, hoax, dan ujaran kebencian.

“Isu-isu ini dapat merusak tatanan sosial dan mencederai proses demokrasi,” ungkapnya.

Dalam konteks keberagaman Indonesia, Aris mengingatkan bahwa penggunaan isu negatif dalam kampanye dapat berdampak destruktif bagi masyarakat.

Baca Juga  Perdana Berkompetisi di Pemilu, Partai Ummat Usung Bacaleg Milenial, Target Raih Kursi di Setiap Dapil

Oleh karena itu, pengawasan partisipatif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk media menjadi sangat penting.

Insan pers dan awak media memiliki peran krusial dalam menjaga netralitas dan menyampaikan informasi akurat, serta mencegah penyebaran berita palsu.

Media sebagai salah satu pilar demokrasi diharapkan dapat berfungsi sebagai pengawas dan pelindung kebenaran di tengah arus informasi yang cepat.

Bawaslu juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk melakukan pengawasan. Melalui Peraturan Bawaslu No. 10 Tahun 2022, seluruh elemen masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam mengawasi berbagai bentuk pelanggaran pemilu.

Baca Juga  Sambut Idul Fitri 1444 Hijriah, Pemkab Belitung Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok dan Inflasi

Kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memantau media sosial dan platform digital menjadi langkah konkret dalam mencegah hoax dan ujaran kebencian.

Aris mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas pemilu.

“Kita harus bersatu dalam mengawasi, melaporkan, dan menindak tegas segala bentuk kampanye yang bermuatan negatif,” tambahnya.

Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan Pilkada 2024 dapat berjalan damai, jujur, adil, dan bermartabat, sehingga demokrasi Indonesia semakin kuat dan bersih dari kampanye negatif. (Angga/ Rel)

Share :

Baca Juga

2024 Election

Pasangan Djoni – Syamsir, Raih 51.315 Suara di Pilkada Belitung 2024

2024 Election

KPU Belitung Siapkan Skema Pendistribusian Logistik Pilkada 2024 di Wilayah Kepulauan

2024 Election

KPU Belitung Gelar ToT Bagi Anggota PPK dan PPS

2024 Election

Sekda Beltim Pantau 11 TPS Saat Pemilu 2024

2024 Election

Anton Curhat ke Paslon BerHASYL, Ekonomi Belitung Melemah, Perceraian Semakin Meningkat

2024 Election

Ketua Bawaslu Belitung Tekankan Netralitas dan Peran Media dalam Pilkada 2024

2024 Election

Meski Ada PSU dan Satu Anggota KPPS Meninggal Dunia, Pj Bupati Belitung Nilai Pemilu 2024 Lancar

2024 Election

Sekda Beltim Gunakan Hak Suara di TPS 4 Desa Padang