BelitongToday, Manggar – Sosok Brigjen Pol Murry Miranda menjadi perhatian tersendiri dalam Seminar Pendidikan Karakter PGRI Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Zahari MZ, Selasa (12/5/2026) pagi.
Pria kelahiran Kelapa Kampit, Beltim itu hadir bukan hanya sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, tetapi juga sebagai putra daerah yang dinilai berhasil berkat pendidikan karakter yang kuat sejak usia dini.
Di hadapan ratusan guru yang memenuhi auditorium, Murry berbicara bukan hanya mengenai teori pendidikan, melainkan juga tentang keteladanan, kedisiplinan, serta pentingnya peran guru dalam membentuk masa depan generasi muda.
Menurut Murry, seminar pendidikan yang digagas PGRI Beltim merupakan kegiatan luar biasa dan layak menjadi contoh bagi daerah lain.
“Sebenarnya ini kegiatan sangat luar biasa. Mungkin ini baru sekali diinisiasi oleh Beltim dan ini perlu dicontoh oleh kabupaten-kabupaten lain bagaimana menghargai peran guru,” kata Murry.
Dalam seminar bertema “Optimalisasi Pendidikan Karakter untuk Membentuk Generasi Unggul dan Berprestasi” tersebut, Murry menilai para guru sebenarnya telah memahami konsep pendidikan karakter. Tantangan utamanya, kata dia, tinggal bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
“Tadi saya tidak menyampaikan materi secara teori. Saya mencoba menggali bagaimana solusi dari persoalan pembentukan karakter yang terjadi sekarang ini. Guru-guru sebenarnya sudah tahu, tinggal bagaimana menerapkannya,” ujarnya.
Alumni Akademi Kepolisian tahun 1996 itu mengatakan pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui materi pembelajaran, tetapi harus hadir melalui sikap dan keteladanan seorang pendidik.
“Teruslah tingkatkan prestasi, tingkatkan kedisiplinan, dan jadilah teladan bagi murid-muridnya. Yang paling penting adalah bagaimana kita mencintai pekerjaan dan kita dicintai oleh murid-murid,” pesannya.
Suasana seminar berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias saat Murry menyampaikan pentingnya ketegasan dan konsistensi guru dalam membentuk karakter anak di tengah tantangan era digital saat ini.
Tak hanya itu, Murry juga memberikan berbagai hadiah mulai dari bingkisan hingga ‘uang jajan’ kepada guru honorer, mantan gurunya, serta peserta yang berhasil menjawab pertanyaan.
Kehadiran Murry menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta. Putra asli Beltim yang berhasil meniti karier hingga menjadi jenderal polisi itu dianggap sebagai bukti nyata bahwa pendidikan karakter mampu membawa seseorang mencapai keberhasilan.
![]()







