Usai penandatanganan prasasti, acara dilanjutkan dengan pemotongan pita di pintu masuk rumah dinas jabatan Bupati Belitung, dilanjutkan Bupati bersama tamu undangan lainnya meninjau isi ruangan rumah dinas tersebut.
Bupati Belitung, Sahani menilai hasil akhir renovasi pekerjaan rumah dinas tersebut cukup maksimal.
Bupati mengatakan, sejak 2014 ia mencoba bertahan dengan keadaan rumah dinas yang memang sudah waktunya untuk direnovasi sejak dibangun tahun 1972 lalu.
“Belum lagi kalau hujan turun, terhitung ada sekitar 13 baskom untuk menampung air-air dari atap yang bocor,” jelasnya.
Rumah dinas dibangun dengan gaya arsitektur Melayu dan ditambah dengan nuansa modern dari setiap sudut bangunan. Bagian tembok depan terlihat mewah dengan mengambil corak warna keemasan.
“Sebetulnya ini belum selesai semua, karena untuk taman dan pagar masih belum dimulai pembangunannya,” ucap Sahani Saleh saat diwawancarai oleh beberapa awak media.








