BSB Dukung Program Bejase Beltim
Direktur Utama BSB, Marzuki, mengatakan sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, pihaknya memiliki tanggung jawab tidak hanya meningkatkan bisnis perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Selain meningkatkan deviden untuk Pendapatan Asli Daerah, kami juga menyisihkan sebagian laba perusahaan melalui program CSR yang menyentuh berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan hingga pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan daerah,” kata Marzuki.
Pria yang pernah menetap di Manggar itu berharap dukungan terhadap Program Bejase Beltim dapat membantu masyarakat rentan memperoleh layanan kesehatan tanpa terkendala tunggakan BPJS.
“Banyak-banyak menabunglah seperti kata Pak Bupati tadi, terutama di Bank Sumsel Babel. Setiap keuntungan yang diperoleh, sebagian pasti akan kembali ke daerah, baik dalam bentuk deviden, pendapatan asli daerah, maupun bantuan CSR,” ujarnya.
Bupati: Warga Cukup Gunakan KTP untuk Berobat
Sementara itu, Bupati Beltim Kamarudin Muten menyambut baik dukungan CSR yang diberikan BSB terhadap Program Bejase Beltim. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bukti kepedulian Bank Sumsel Babel terhadap kesejahteraan masyarakat Beltim.
“Saya menyambut baik kerja sama Program CSR Bejase Beltim yang malam ini ditandatangani dan diserahkan secara simbolis. Ini bukti Bank Sumsel Babel peduli terhadap masyarakat, khususnya mendukung sektor kesehatan di Beltim,” kata Kamarudin.
Kamarudin menegaskan Pemkab Beltim terus berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun BPJS mereka mengalami tunggakan.
“Sudah saya sampaikan waktu kampanye, masyarakat tidak perlu khawatir. Kalau memang tidak ada BPJS, cukup dengan KTP, rumah sakit tetap harus melayani,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan perbankan Bank Sumsel Babel sebagai bank daerah yang turut berkontribusi terhadap pembangunan di Beltim.
“Jangan ragu menabung di Bank Sumsel Babel. Daerah juga punya saham di sana, jadi manfaatnya kembali lagi untuk masyarakat,” ujarnya.
Dorong Digitalisasi dan Tekan Inflasi
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran Program Promo Supermarket Istimewa dari BSB guna mendukung peningkatan transaksi digital melalui QRIS BSB di Kabupaten Beltim.
Melalui program itu, masyarakat yang berbelanja minimal Rp250 ribu menggunakan QRIS BSB akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp50 ribu. Promo berlaku mulai Juni hingga Desember 2026 dan tidak berlaku kelipatan.
Program tersebut hanya berlaku di Supermarket Babel Mart, Belibong, dan Asoka di wilayah Beltim.
Diharapkan program itu mampu meningkatkan digitalisasi transaksi masyarakat, membantu penghematan kebutuhan bulanan, serta mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. (Tim/Rel)
![]()







