BelitongToday, Tanjungpandan – Demam Piala Dunia 2026 benar-benar melanda Negeri Laskar Pelangi.
Ratusan warga memadati kawasan Bundaran Tugu Satam Tanjungpandan untuk menyaksikan laga sengit babak 16 besar antara Argentina melawan Mesir melalui layar videotron, Selasa 7 Juli 2026 malam.
Aksi nonton bareng (nobar) ini terasa spesial karena dihadiri langsung oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, yang tampak didampingi oleh Wakil Bupati Belitung, Syamsir.
“Antusias masyarakat luar biasa menyaksikan laga Argentina vs Mesir malam ini,” beber Djoni Alamsyah usai menyaksikan laga Argentina vs Mesir bertempat di Kawasan Bundaran Satam, Selasa 7 Juli malam.
Sempat Bikin ‘Panas Dingin’
Jalannya pertandingan penentu ini berlangsung sangat menegangkan.
Ketegangan sempat menyelimuti penonton, termasuk sang Bupati, lantaran Argentina sempat tertinggal dua gol lebih dulu dari tim lawan.
Namun, mental juara dunia 2022 berbicara. “Tim Tango” berhasil bangkit secara dramatis, mengejar ketertinggalan, dan membalikkan keadaan hingga unggul tipis dengan skor akhir 3-2.
Djoni pun tak menampik jika dirinya sempat dibuat tegang dan “panas dingin” sepanjang babak awal pertandingan.
”Iya, tadi memang sempat tidak asyik mainnya waktu ketinggalan dua gol. Tidak nyaman nonton, gelisah, panas duduk di kursi rasanya. Tapi waktu terbalas skor 2-1 dan skor 2-2 hingga skor 3-2, enak tidur malam ini,” ujarnya sembari tertawa lepas.
Contoh Mentalitas Pantang Menyerah
Lebih lanjut, Djoni menilai bangkitnya Argentina dari ambang kekalahan adalah bukti nyata dari mentalitas baja.
Ia berharap semangat juang dan mentalitas tidak pernah kendor sebelum peluit panjang berbunyi ini bisa dicontoh oleh masyarakat Belitung dalam kehidupan sehari-hari.
”Semangatnya boleh kita contoh sebelum berakhirnya waktu, perjuangannya luar biasa, mentalitasnya luar biasa itu yang patut kita contoh,” pesan Djoni.
Melihat tingginya animo masyarakat yang rindu akan hiburan bersama, Bupati Belitung memastikan fasilitas nobar di pusat kota ini tidak akan berhenti sampai di sini saja.
Pemerintah daerah berkomitmen akan terus menyiarkan pertandingan-pertandingan krusial berikutnya agar atmosfer pesta sepak bola empat tahunan ini bisa terus dinikmati warga.
”Nanti laga perdelapan final, semifinal, dan final kita akan gelar nobar lagi,” pungkasnya. (Nazriel)
![]()







