Home / Belitong Economic and Business

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:45 WIB

Status Lahan Eks PT Timah Clear, Pemkab Belitung Siap Tancap Gas Kembangkan Kawasan Wisata Tanjungpendam

Rapat lanjutan penyerahan dan pensertifikatan antara Pemkab Belitung, PT. Timah, dan BPN Belitung serta didampingi Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka terkait aset eks HGB PT. Timah di kawasan wisata pantai Tanjungpendam, Kamis 30 Juli 2026. (BelitongToday/IST-Prokopim Setdakab Belitung)

Rapat lanjutan penyerahan dan pensertifikatan antara Pemkab Belitung, PT. Timah, dan BPN Belitung serta didampingi Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka terkait aset eks HGB PT. Timah di kawasan wisata pantai Tanjungpendam, Kamis 30 Juli 2026. (BelitongToday/IST-Prokopim Setdakab Belitung)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Kepastian hukum atas kepemilikan aset di kawasan Pantai Tanjungpendam akhirnya menemui titik terang.

Dengan kejelasan status lahan eks Hak Guna Bangunan (HGB) PT Timah (Persero) Tbk tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung kini siap melangkah maju untuk menata dan mengembangkan kawasan wisata unggulan tersebut yang sempat terkendala persoalan legalitas tanah.

Kepastian ini diraih usai digelarnya Rapat Lanjutan Penyerahan dan Pensertifikatan Aset antara Pemkab Belitung, PT Timah Tbk, BPN Belitung, serta didampingi Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Rapat Kantor BPN Belitung, Kamis 30 Juli 2026.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan, kesepakatan (Minutes of Meeting) yang telah ditandatangani bersama BPKAD, BPN, dan PT Timah menjadi awal baru bagi penataan Pantai Tanjungpendam.

Setelah sekian lama dibayangi anomali administrasi hibah sejak era 1990-an, seluruh pihak kini menyepakati luasan riil lahan sebesar 12,2 hektare untuk disertifikasi atas nama Pemkab Belitung.

Baca Juga  Tepis Tudingan Negatif pada Kelapa Sawit Indonesia, Pemerintah Gelar Dialog ISPO di Sheraton

‎”Status kepemilikan aset tanah di kawasan Tanjungpendam kini sudah clear. Lahan ini diproyeksikan untuk penataan serta pengembangan kawasan wisata secara berkelanjutan, sekaligus menyelesaikan ganjalan administrasi penyerahan aset yang berlangsung sejak tahun 1995 dan 1999 lalu,” kata Bupati Djoni Alamsyah, Kamis 30 Juli 2026.

‎Sebelumnya, pengembangan Pantai Tanjungpendam sempat terhambat lantaran dokumen penyerahan terdahulu belum mencantumkan nomor akta sertifikat secara terperinci dan hanya memuat estimasi luas wilayah.

Selain itu, berdasarkan hasil pengukuran ulang bersama BPN dan Kejati Babel, terjadi penyusutan luas fisik dari estimasi awal 15 hektare menjadi 12,2 hektare akibat faktor abrasi pantai dan aktivitas lingkungan selama kurun waktu puluhan tahun.

Namun dengan tuntasnya pendataan yuridis dan fisik ini, Pemkab Belitung menargetkan proses sertifikasi atas nama pemerintah daerah selesai sepenuhnya sebelum tahun 2027.

Legalitas ini menjadi modal krusial karena pengembangan Pantai Tanjungpendam turut mendapat perhatian dan pemantauan langsung dari Pemerintah Pusat serta Bank Dunia.

Baca Juga  Harga bahan pokok di Belitung Normal, Stok Cukup Sampai Akhir Tahun

‎”Bank Dunia dan pemerintah pusat menunggu ini tuntas. Target kita 2027 harus selesai supaya daya saing pariwisata daerah tidak terdegradasi dan kita bisa terus mengembangkan potensi yang ada,” tambah Djoni.

‎Sementara itu, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Babel, Donny K. Ritonga, mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelesaian masalah non-litigasi ini memberikan kepastian hukum yang sangat kuat bagi iklim investasi di Belitung.

‎”Dengan status hukum yang clear dan transparan, tidak akan ada lagi keragu-raguan dari pemerintah pusat maupun investor asing untuk mengucurkan anggaran dan menanamkan modalnya di kawasan Tanjungpendam ini,” ujar Donny.

‎Hal senada disampaikan Departemen Head Assets Disputes PT Timah Tbk, Himbauan Ramadhan.

Pihaknya mengapresiasi langkah konsiliasi ini dan berharap lahan seluas 12,2 hektare yang telah diserahkan dapat dimaksimalkan oleh Pemkab Belitung untuk kemajuan pariwisata serta kesejahteraan masyarakat lokal. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Hari Terakhir Belitung Expo 2024, Yuk Jangan Sampai Ketinggalan

Belitong Economic and Business

Laksanakan Program Ketahanan Pangan Instruksi Presiden, Belitung Bakal Optimalkan Lahan Sawah
Ahok ke Belitung

Belitong Economic and Business

Ahok ke Belitung, Sanem Berharap Persoalan Kelangkaan Gas Elpiji Tiga Kilogram Tuntas
UMKM Belitung

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Dorong Pelaku UMKM Lengkapi NIB

Belitong Economic and Business

Berlangsung Meriah dan Sukses, Bazar Mandiri Gemawira Resmi Ditutup

Belitong Economic and Business

Desa Sungai Padang Jadi Desa Pertama Miliki Kampung Nelayan Merah Putih di Belitung
Kolong Keramik belitung

Belitong Economic and Business

Banyak Fasilitas Rusak, Pemkab Belitung Segera Benahi Kolong Keramik, Bakal Jadi Pusat Kuliner Baru

Belitong Economic and Business

Warga Belitung Timur Antusias Kegiatan Gerakan Pangan Murah