Home / Belitong Politics

Senin, 13 Februari 2023 - 17:12 WIB

Tujuh Fraksi DPRD Belitung Sampaikan Tanggapan Raperda SPALD

Sidang paripurna DPRD Belitung tentang tanggapan tujuh Fraksi DPRD Belitung terhadap Raperda pengelolaan air limbah domestik, Senin (13/2) pagi.

Sidang paripurna DPRD Belitung tentang tanggapan tujuh Fraksi DPRD Belitung terhadap Raperda pengelolaan air limbah domestik, Senin (13/2) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Belitung memberikan pemandangan umum tentang sistem air limbah domestik.

Berbagai pandangan mengemuka dalam rapat paripurna ke 14 masa persidangan 2 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Belitung, Senin (13/2) pagi.

Ketua fraksi PDIP Belitung, Vina Cristin Ferani mengapreasiasi kemajuan pelaksanaan Strategi Sanitasi Kota (SSK) subsektor air limbah domestik tahun 2013-2028 yang mengalami penurunan dari 41,7 persen menjadi 28,83 persen.

Vina menyebutkan, terdapat progres yang baik walaupun belum mencapai 0 persen.

Oleh karena itu, strategi harus lebih dimaksimalkan kembali dan mengupayakan strategi baru untuk mendapatkan standar kebersihan yang sesuai.

“Wilayah Sijuk termasuk akses sanitasi terendah, disarankan untuk mengoptimalkan strategi di lingkungan masyarakat, khusus wilayah Sijuk,” terangnya.

Ia meminta pihak terkait mengembangkan sarana SPALD (Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik) dan meminta pemerintah menyelesaikan permasalahan, terutama di daerah objek wisata.

Vina juga menyinggung kisruh RSUD Marsidi Judono terkait pelayanannya selama ini. Ia berharap kasus kemarin bisa selesai dengan baik secara kekeluargaan dan semua pihak mengambil sisi positifnya.

Baca Juga  Baznas Belitung Buka Pendaftaran Sunat Massal Gratis, Ini Persyaratannya!

Sementara itu, Sukirman juru bicara dari fraksi Golkar meminta pemerintah daerah agar mempertimbangkan faktor lokasi yang jauh dari lingkungan masyarakat.

Ia meminta, rancangan pembangunan septic tank milik badan usaha, agar menyertakan izin mendirikan bangunan atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ia juga meminta agar ada uji publik untuk menunjukkan keterlibatan masyarakat.

Mahyudin, juru bicara dari fraksi Hanura, memohon adanya sinkronisasi agar makna raperda sesuai dengan aturan yang ada. Ia juga meminta agar pemerintah melampirkan master plan.

“Kemudian, mengadakan pembinaan dan pengawasan retribusi dan sudah sejauh mana kesiapan aparatur atau kelembagaan terkait air limbah domestik,” imbuhnya.

Sementara itu, Amirudin, juru bicara dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan mengingatkan bahwa pasal-pasal yang tercantum harus dapat memberikan solusi.

Sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Juga, dapat mendorong peningkatan pelayanan terutama air limbah domestik guna mencapai akses sanitasi yang baik.

Ia mengajak pemerintah daerah untuk menyediakan akses sanitasi yang baik dan layak secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ia juga meminta pemerintah menindaklanjuti limbah domestik dan memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat Belitung.

Baca Juga  KPU Belitung Kurangi Jumlah TPS di Pilkada 2024, Maksimal Layani 600 Pemilih

Hilman, juru bicara dari Fraksi Nasdem, mengatakan pengelolaan air limbah sangat penting dalam suatu bisnis. Hal ini karena dapat menjaga kualitas air dan tanah dalam upaya kelestarian lingkungan.

“Perlu adanya pemantauan berkala kepada para pelaku usaha baik perhotelan, pertokoan, dan industri lainnya yang juga berhak mendapatkan pembinaan untuk para industri terkait sistem air limbah,” ucapnya.

Di samping itu, Rusdianto, juru bicara dari Fraksi Bangsa Sejahtera, menanyakan apakah pemerintah sudah menyiapkan solusi terkait jaringan SPAL.

Sedangkan Sukri Umay, juru bicara dari Fraksi Gerakan Amanat Demokrat menyebutkan
akses sanitasi yang masih rendah sehingga perlu adanya sosialisasi terkait perilaku hidup sehat.

“Perlu bersikap tegas tentang kewajiban membangun saluran air domestik karena masih banyak pelaku usaha belum memiliki saluran limbah air,” katanya.

Sukri juga meminta untuk melibatkan unsur unsur masyarakat yang berwawasan lingkungan dan budaya sehingga perda mampu diimplementasikan dengan baik. (Lia)

Share :

Baca Juga

Belitong Politics

KPU Belitung Sosialisasikan Daftar Pemilih, Bangun Data Pemilih yang Akurat

Belitong Politics

Habiskan Masa Kecil di Pasar, Sylpana Bukan Tipe Pemimpin Duduk di Kantor, Senang Blusukan ke Masyarakat

Belitong Politics

Ketua DPRD Belitung: Aspirasi Reses Dominan Soal Infrastruktur dan PJU
Calon Anggota Bawaslu 2023-2028

Belitong Politics

Ini Daftar Calon Anggota Bawaslu Terpilih Kabupaten Belitung Masa Jabatan 2023-2028, Bakal Dilantik di Jakarta

Belitong Politics

Bawaslu Belitung Kembali Memangil! Yuk Daftar Jadi Anggota PKD Pilkada Serentak 2024, Ini Jadwalnya
Rudianto Tjen

Belitong Politics

Tegas Pecat Soal Kader Main Dua Kaki, Rudianto Tjen: Saya Tidak Mau Pagi Bilang Tempe, Siang Oncom, Besok Pisang Goreng
Wyllianto Nirok Nanggok

Belitong Politics

Wyllianto Dukung Kegiatan “Nirok Nanggok” di Desa Kembiri, Dorong Dikemas Menjadi Agenda Pariwisata
Marwan

Belitong Politics

Rapat Paripurna Istimewa Pelantikan Marwan Sebagai Wakil Ketua DPRD Beltim Ditunda, Ternyata Ini Penyebabnya