Home / Belitong Humanities

Senin, 7 Agustus 2023 - 12:48 WIB

Pangkas Rambut Barokah Terbakar, Damkar Berhasil Padamkan Api Cegah Meluas ke Ruko

Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah tempat pangkas rambut Barokah yang berada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pangkalalang Tanjungpandan, Minggu (6/8) malam.

Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah tempat pangkas rambut Barokah yang berada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pangkalalang Tanjungpandan, Minggu (6/8) malam.

BelitongToday, Tanjungpandan – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Kali ini, terjadi di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan, Pangkallalang Tanjungpandan, Minggu (7/8) pukul 23.30 WIB.

Api menghanguskan sebuah tempat pangkas rambut Barokah yang berada persis di depan ruko Belitung Indah Centre.

Peristiwa kebakaran tersebut kuat dugaan terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.

Danru Piket Damkar BPBD Belitung, Husin mengatakan pihaknya menerima laporan dari anggota Damkar BPBD Belitung bahwa telah terjadi peristiwa kebakaran di Ruko Indah Centre.

“Setelah menerima informasi dan laporan tersebut tim langsung menuju ke lokasi” katanya.

Husin menambahkan, setibanya di lokasi kejadian tim Damkar BPBD Belitung langsung memadamkan api.

Baca Juga  Baznas Belitung Kumpulkan Zakat Rp2,36 Miliar Sepanjang 2022

Ia menambahkan, adapun waktu yang pihaknya butuhkan untuk memadamkan api tersebut kurang lebih berlangsung selama 35 menit.

“Beruntung api tidak meluas ke ruko, namun di bagian belakang dan plafon pangkas rambut mengalami rusak berat,” paparnya.

Telah Terjadi 20 Kali

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, mencatat terjadi sebanyak 20 peristiwa kebakaran selama Juli.

Peristiwa kebakaran tersebut terdiri dari sebanyak 15 kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tiga kasus gedung bangunan, satu kendaraan, dan satu kebocoran tabung gas.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi mengatakan meskipun peristiwa kebakaran tersebut masih skala kecil. Namun tapi kejadian tersebut berpotensi membahayakan karena terjadi di sekitar pemukiman masyarakat.

Baca Juga  Refleksi 23 Tahun Pokja Wartawan Belitung

“Untuk minggu ini hampir setiap hari ada kejadian. Hari Senin tanggal 30 Juli kemarin itu ada lima kali kejadian, hari Minggu ada dua kejadian, jadi paling tidak sehari itu ada satu kejadian,” katanya, Jumat (4/8).

Menurut dia, curah hujan di Belitung pada periode Juli relatif rendah. Padahal kondisi tersebut belum memasuki fase kemarau seutuhnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar semua pihak dapat mewaspadai akan terjadinya potensi ancaman karhutla. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Tegakkan Disiplin, Satpom Lanud H. AS Hanandjoeddin Gelar Sweeping
Bali

Belitong Humanities

Dikritik LSM Karena Berangkat ke Bali, Ini Tanggapan Ketua FKUB Beltim
Krematorium Isyak

Belitong Humanities

Isyak Sebut Belitung Butuh Krematorium, Perlu Sosialisasi dan Edukasi yang Komprehensif

Belitong Humanities

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijiriah, Desa Perawas Gelar “Beruah Massal”

Belitong Humanities

‎Ini Harapan Bupati Belitung di HUT ke-25 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung!

Belitong Humanities

Beltim Dipercaya Menjadi Tuan Rumah Forsesdasi 2024
Kemenkumham

Belitong Humanities

Kemenkumham Memanggil Generasi Terbaik Bangsa, Kamu Tertarik Menjadi Taruna Poltekim dan Poltekip? Simak Persyaratannya

Belitong Humanities

Peringati HUT Ke-22, Pokja Wartawan Belitung Bagikan 200 Paket Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama