Home / Belitong Humanities

Rabu, 23 Agustus 2023 - 14:43 WIB

KPK RI Kunjungi Belitung, Kumpulkan Seluruh Kepala Dinas dan Kades, Ada Apa?

Sosialisasi kegiatan anti korupsi dan gratifikasi yang dilaksanakan oleh KPK RI di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (23/8) pagi.

Sosialisasi kegiatan anti korupsi dan gratifikasi yang dilaksanakan oleh KPK RI di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (23/8) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menyambangi Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hal tersebut dalam rangka memberikan sosialisasi tentang Anti Korupsi dan Gratifikasi. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Belitung, Rabu (23/8).

Analis Pemberantasan Korupsi KPK RI, Anjaz Prasetya dalam sambutannya mengatakan kegiatan sosialisasi ini pihaknya lakukan agar ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung memahami tentang bahaya menerima gratifikasi di luar ketentuan (terlarang).

Ia mengatakan, seorang ASN harus hati-hati dalam menerima gratifikasi atau pemberian hadiah agar tidak tersandung kasus korupsi.

“Mereka (ASN) harus bisa milah-milah, mereka menolak gratifikasi jika ternyata gratifikasi dilarang. Kemudian, mengedukasi masyarakat tentang gratifikasi,” katanya kepada awak media usai acara sosialisasi, Rabu (23/8).

Ia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor Nomor 20 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), ASN berkewajiban untuk menolak gratifikasi yang dilarang oleh ketentuan.

Baca Juga  BNNK Belitung Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun, Segini Sabu yang Berhasil Diamankan

Hal ini karena pemberian gratifikasi dapat mempengaruhi independensi ASN dalam bekerja.

“Seharusnya dalam bekerja mengutamakan kepentingan kantor karena sudah tersandera dengan pemberi gratifikasi maka mereka lebih mementingkan kepentingan pemberi gratifikasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, upaya pengendalian gratifikasi pada dasarnya bukan bertujuan untuk memberantas gratifikasi. Namun untuk mengendalikan gratifikasi yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan.

“Kami ingin ASN memahami hal ini karena keberhasilan program pengendalian gratifikasi tergantung kesadaran ASN dan pejabat di sini,” paparnya.

Gratifikasi Rentan Terjadi

Ia mengungkapkan, di level pemerintah daerah, tindakan gratifikasi rentan terjadi di instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Masyarakat atau pengguna layanan biasanya ingin mengungkapkan rasa terimakasih berupa uang ‘rokok’ dan uang ‘capek’.

Baca Juga  112 CJH Belitung di Arab Saudi dalam Keadaan Sehat, Sudah Ziarah ke Masjid Quba

“Hal itu tidak boleh karena bagian tugas ASN adalah untuk melayani masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Belitung Sahani Saleh dalam sambutannya berharap agar KPK RI dapat terus mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung dalam meminimalisir terjadinya praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Kami harapkan KPK RI dapat terus mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung dalam meminimalisir terjadinya tindak Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Dalam bentuk apapun di seluruh area pelayanan publik,” harapnya.

Sanem sapaan akrab Bupati Belitung menilai upaya pemberantasan korupsi harus berlangsung dengan cara-cara yang luar biasa dan tidak biasa.

“Pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dengan membuat peraturan perundang-undangan saja,” imbuhnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Lahan Eks Tambak Udang

Belitong Economic and Business

Masyarakat Desa Sijuk Tolak Rekomendasi Bupati Belitung atas Lahan Eks Tambak Udang

Belitong Humanities

Gelar Jumpa Pers, Kuasa Hukum Bayu Priyambodo Utamakan Penyelesaian Hukum Secara Damai
SMK Negeri 1 Manggar

Belitong Humanities

PPDB 2023, SMK Negeri 1 Manggar Tambah Dua Jurusan Baru

Belitong Humanities

โ€ŽKhairil Minta Buatkan Program Terobosan Pengentasan Kemiskinan

Belitong Humanities

Djoni Alamsyah Dorong PKK Tidak Jadi Organisasi Seremonial, Harus Berdampak Nyata!
Carissa Muten

Belitong Humanities

Bikin Bangga! Carissa Muten Gadis Cantik Asal Beltim Bakal Wakili Indonesia di Ajang Miss Teen Universe di Colombia
LSM PPDA Belitung

Belitong Humanities

LSM PPDA Belitung Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas Bagi Pelajar

Belitong Humanities

Selepas Idul Fitri, Djoni Alamsyah Janji Irama Kerja Lebih Full Power