Home / Belitong Humanities

Rabu, 13 September 2023 - 20:09 WIB

Carut Marut Aset Pemkab Beltim, Komplek Perumahan Guru Banyak Ditempati Non ASN

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sarjano.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sarjano.

BelitongToday, Manggar – Salah satu aset Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur yakni komplek perumahan guru yang terletak di Desa Padang, Kecamatan Manggar, saat ini banyak dihuni oleh non ASN.

Di dalam komplek perumahan guru tersebut, terdapat 38 unit rumah dengan ukuran sedang yang pemerintah sediakan untuk guru-guru di Belitung Timur.

Namun seiring berjalannya waktu, komplek perumahan guru tersebut terus berganti. Penghuni mulai berganti menjadi ASN Pemerintah Kabupaten Beltim (ASN non guru). Hingga saat ini menjadi komplek perumahan yang banyak dihuni oleh warga non ASN.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sarjano, kepada BelitongToday, mengatakan bahwa kompleks perumahan guru tersebut masih menjadi aset pemerintah daerah yang tercatat di Dinas Pendidikan Beltim.

Baca Juga  Besok! Massa Bakal Gelar Aksi di Polres Belitung, Sampaikan Tuntutan Pemindahan Tahanan Martoni Cs

“Perumahan guru di Desa Padang memang menjadi aset pemerintah daerah yang pencatatannya ada di dinas pendidikan,” kata Sarjano, Rabu (13/9)

Terkait penghuninya yang beragam, Sarjano mengatakan, permasalahan itu tidak mudah pemerintah daerah atasi.

“Karena perumahan itu kan mereka tempati turun temurun. Seharusnya yang menempati itu pegawai dinas atau guru. Tapi, sampai saat ini kenyataannya ada masyarakat umum juga yang tinggal di sana,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Tidak Memiliki Catatan

Lebih lanjut, Sarjano mengatakan, dari awal Belitung Timur mekar menjadi kabupaten. Perumahan guru yang sudah ada sejak tahun 80-an tidak jelas penghuninya. Karena Dinas Pendidikan tidak punya catatannya.

“Tradisinya waktu itu, kalau misalkan dia meninggalkan rumah itu kepada pemilik yang baru kita cuma pungut biaya ganti listrik,” ujarnya.

Baca Juga  Soebagio: Guru Pahlawan Mencerdaskan Anak Bangsa

Lebih jauh, Sarjano menjelaskan, bahwa sebulan yang lalu, pemerintah desa telah mengajukan ke bupati agar perumahan guru tersebut menjadi hibah kepada warga yang tinggal di sana saat ini.

“Jadi nama-nama penghuni rumah itu saat ini sudah tercatat oleh pemerintah desa. Dan mereka meminta bupati untuk menghibahkan rumah tersebut tanpa memandang apakah dia ASN, pengusaha, ataupun masyarakat umum,” jelasnya.

Sedangkan terkait hibah ke pemerintah desa, ia menginginkan agar ada jaminan bahwa tidak akan ada konflik di masa depan.

“Kalau dari kami, seandainya itu mau menjadi hibah, yang kami inginkan itu ada jaminan dari pemerintah desa. Bahwa tidak akan ada konflik di masa depan,” pungkasnya. (Mario)

Share :

Baca Juga

Kepala Pos Kamling Sagu Iwan Setiawan menerima penghargaan sebagai tokoh masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan

Belitong Humanities

Dinilai Aktif dan Berdampak Bagi Masyarakat, Pos Kamling Sagu Air Pelempang Timur Sabet Penghargaan

Belitong Humanities

Kapolres Belitung Pimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung

Belitong Humanities

Masa Berlaku Paspor Jadi 10 Tahun, Imigrasi Siapkan Petunjuk Teknis

Belitong Humanities

Motivasi Atlet, Danlanud H.AS Hanandjoeddin Ikut Latihan Panah Bareng Perpani Belitung
Express Bahari

Belitong Economic and Business

H-4 Idul Fitri, Express Bahari 3 E Berangkatkan 183 Pemudik
Selamat Laut Membalong

Belitong Humanities

Bentuk Rasa Syukur dan Harapan Agar Hasil Tangkapan Nelayan Berlimpah, Warga Desa Tanjung Rusa Membalong Gelar Selamat Laut

Belitong Humanities

‎Dua Atlet Penerima Beasiswa KONI Beltim di STKIP Pasundan Cimahi Diwisuda

Belitong Humanities

Kunjungi Kejari Beltim, BPJS Ketenagakerjaan Belitung Jalin Kerjasama