Home / Belitong Economic and Business

Rabu, 25 Oktober 2023 - 15:44 WIB

Terima Demplot Digital Farming dari BI Perwakilan Babel, Kerja Petani Cabai Danau Nujau Lebih Efektif

Kebun cabai kelompok tani Bina Tani Danau Nujau, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.

Kebun cabai kelompok tani Bina Tani Danau Nujau, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.

BelitongToday, Gantung – Kelompok Tani Bina Tani Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, menerima bantuan program Demontrasi Plot (Demplot) digital farming dari Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung.

Alat senilai Rp114 juta ini akan membuat kerja dan hasil petani cabai lebih efektif dan efisien.
Bantuan yang baru terpasang sejak dua minggu lalu ini diujicobakan di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Bantuan dan teknologi ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Pulau Belitung.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim, Heryanto melalui Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Gantung, Andri Taruna Praja mengatakan bantuan demplot digital farming ini untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam teknologi budidaya cabe, terutama cabai keriting. Di dalamnya sudah menerapkan inovasi pertanian moderen, digital era 4.0.

Baca Juga  Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Penumpang Express Bahari 3 E Tembus 387 orang

“Pakai sentuhan teknologi, pemupukannya sudah secara otomatis, mengunakan pupuk AB mix. Terus sistem penyiramannya dengan teknologi drip. Di mana penyiraman langsung ke bedengan tanaman sehingga air dan pupuk langsung ke sasaran,” kata Andri kepada BelitongToday di Demplot Program digital farming, Danau Nujau, Desa Gantung, Selasa (24/10).

Dengan teknologi digital farming ini penggunaan pupuk dan air akan lebih efisien. Petani juga tak butuh waktu lama dan banyak tenaga. Bahkan pengoperasiannya cukup dengan menggunakan telepon pintar (smart phone).

“Ada pengukur kelembaban tanah juga, lewat smart phone kelembaban tanah agar bisa langsung petani ketahui. Pengoperasiannya selama lima bulan ini masih didampingi oleh konsultan dari Habibi Garden,” ungkap Andri.

Baca Juga  Wyllianto: Turnamen Basket 3x3 Dorong Potensi Olahraga di Belitung

Meski masih tahap uji coba, dalam kurun dua bulan sudah akan bisa terlihat hasilnya. Baik dari segi pemangkasan biaya, waktu, pupuk, maupun tenaga kerja. Bahkan Andri mengkalim hasil panenan petani cabai juga akan lebih maksimal.

“Harapannya semoga dengan sentuhan teknologi petani akan lebih sadar. Bertani bisa lebih hemat biaya, lebih cerdas dengan menerapkan good agriculture practice. Sehingga, harga pokok produksi dapat ditekan, namun dengan hasil panenan lebih maksimal,” ujar Andri. (Mario)

https://youtu.be/mEfiZhdHG7Y?si=Ii9h6lPekWjZn-_9

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

KEK Tanjung Kelayang Jadi Tuan Rumah Rakernas KEK 2023

Belitong Economic and Business

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 12.556 Batang Rokok Ilegal

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, Belitung Ekspor 33 Ton Kerapu ke Hong Kong

Belitong Economic and Business

Dishub Jateng Hibahkan Kapal Motor Cepat untuk Beltim
Lahan Eks Tambak Udang

Belitong Economic and Business

Masyarakat Desa Sijuk Tolak Rekomendasi Bupati Belitung atas Lahan Eks Tambak Udang

Belitong Economic and Business

Pj Gubernur Babel Tinjau Pelabuhan Tanjung Ru, Surati Kemenhub Agar Bisa Digunakan Angkut Logistik
Tanjungpendam Belitung

Belitong Economic and Business

Masih Jadi Destinasi Favorit, Sebanyak 436.700 Orang Kunjungi Pantai Tanjungpendam Sepanjang 2022, Ramai di Akhir Pekan

Belitong Economic and Business

Wabup Belitung Bertemu Pihak Travel Agent, Bahas Pariwisata Belitung