BelitongToday, Jawa Tengah – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah berencana menghibahkan satu unit Kapal Motor Cepat (KMC) kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Kapal bernama KMC Kartini 1 ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat konektivitas transportasi laut di wilayah Beltim.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan penuh terhadap rencana hibah tersebut. Menurutnya, hibah KMC Kartini 1 merupakan wujud sinergi antarpemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan nasional.
Ia menjelaskan, pemanfaatan aset daerah yang masih layak operasi merupakan langkah strategis untuk membantu daerah lain yang membutuhkan sarana transportasi laut. Kapal KMC Kartini 1 sebelumnya melayani rute Semarang–Karimun Jawa dan telah berhenti beroperasi sejak masa pandemi Covid-19.
Berdasarkan hasil evaluasi teknis awal, kapal tersebut dinilai masih dalam kondisi cukup baik dan layak untuk kembali dioperasikan, meski tetap memerlukan proses doking guna perbaikan dan penyesuaian teknis. Langkah tersebut diperlukan agar kapal benar-benar siap melayani angkutan penumpang maupun barang.
![]()
Arief menambahkan, proses hibah akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mulai dari tahapan administrasi, penilaian aset, hingga serah terima barang milik daerah.
Ia berharap, keberadaan KMC Kartini 1 nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Belitung Timur, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik antarwilayah. Transportasi laut yang andal diyakini akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, Arief juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia serta manajemen operasional dari pemerintah daerah penerima hibah, agar kapal dapat dioperasikan secara berkelanjutan dan memenuhi standar keselamatan pelayaran. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, siap memberikan pendampingan teknis apabila dibutuhkan.
Sebagai informasi, KMC Kartini 1 telah melayani masyarakat Jawa Tengah sejak tahun 2004 sebelum akhirnya berhenti beroperasi pada masa pandemi. (Tim/Rel)
![]()







