Home / Belitong Humanities

Senin, 30 Oktober 2023 - 17:46 WIB

Pertanyakan Laporan Penyerobotan Lahan Foresta yang Tidak Diproses Polres Belitung, Masyarakat Air Gede Bakal Gelar Aksi

Dokumentasi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Belitung beberapa waktu lalu.

Dokumentasi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Belitung beberapa waktu lalu.

BelitongToday, Tanjungpandan – Masyarakat Dusun Air Gede, Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten bakal menggelar aksi di halaman Polres Belitung dan Kejaksaan Negeri Belitung, Rabu (1/11) mendatang.

Aksi tersebut untuk menuntut kejelasan terhadap laporan yang dilayangkan tujuh warga Kecamatan Membalong. Terhadap laporan tujuh warga mengenai dugaan penyerobotan lahan yang telah PT. Foresta Lestari Dwikarya lakukan.

Laporan tersebut telah masyarakat layangkan ke Polres Belitung pada tanggal 16, 21, dan 22 Agustus lalu. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian terhadap laporan tersebut.

“Pada hari ini sudah disampaikan surat pemberitahuan untuk melakukan aksi di Polres dan Kejaksaan Negeri Belitung,” kata penasihat hukum 11 orang tersangka pengrusakan aset PT. Foresta Lestari Dwikarya, Wandi kepada BelitongToday, Senin (30/10).

Baca Juga  โ€ŽSatpol PP Belitung Pantau 28 Titik Usaha Tertentu di Awal Ramadan 1447 Hijriah, 80 Persen Pelaku Usaha Patuh

Ia menjelaskan, meskipun demikian, aksi ini bukan merupakan bagian dari pihaknya. Beserta tim advokasi percepatan penyelesaian konflik Foresta bersama masyarakat tujuh desa yang sedang berjalan.

Ia hanya mendapatkan informasi bahwa aksi tersebut adalah terkait ketidakpuasan masyarakat. Ketidakpuasan terhadap laporan dugaan penyerobotan lahan yang masyarakat laporkan beberapa waktu lalu. Menurutnya, laporan tersebut sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh Polres Belitung.

“Intinya adalah ketidakpuasan masyarakat terhadap penyidikan oleh pihak Polres Belitung selama ini,” jelasnya.

Masyarakat Kecewa

Wandi menyampaikan, masyarakat mengaku kecewa karena pihak Polres Belitung tidak menindaklanjuti laporan tersebut. Padahal secara jelas pihak Foresta Lestari Dwikarya telah menyerobot lahan masyarakat.

Baca Juga  Sambut HJKM dan Penilaian Adipura, Kota Manggar Gotong Royong

Masyarakat juga menilai bahwa kepolisian lebih mementingkan pihak perusahaan ketimbang masyarakat selama ini.

Wandi menyebutkan, saat itu laporan pengrusakan yang pihak perusahaan adukan tidak sampai satu minggu sudah pihak kepolisian tindaklanjuti.

“Kemudian, mereka melakukan penangkapan terhadap tersangka dan kemudian pindah ke Polda Babel,” paparnya.

Namun, menurutnya, kondisi malah sebaiknya, laporan tujuh warga Desa Kembiri sampai saat ini tidak ada kabar berita.

“Masa sih mereka (polisi,red) tidak memprioritaskan laporan masyarakat, karena itu yang lahan mereka sudah jelas-jelas perusahaan kuasai,” jelasnya. (Angga)

Share :

Baca Juga

Netralitas

Belitong Humanities

Tahun Politik Pemilu 2024, Sekda Belitung Ingatkan ASN Jaga Netralitas
tim penilai

Belitong Humanities

Sambut Kedatangan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah, Wabup Belitung Sampaikan Ini

Belitong Humanities

KPU Belitung Sampaikan Penghargaan ke Pj Bupati Belitung, Kolaborasi Sukseskan Pilkada 2024

Belitong Humanities

Tingkatkan Kualitas Mutu Pendidikan, Pemkab Belitung Serahkan Beasiswa “Simpor” Kepada 581 Siswa

Belitong Humanities

Massa FPMB Datangi Kantor Bupati Belitung, Gelar Aksi Damai Soal Foresta, Ingin Temui Sanem Diakhir Masa Jabatan

Belitong Humanities

Ada-ada Saja, Sapi Kurban di Tanjungpandan Ini Ngamuk Saat Mau Disembelih, Damkar Turun Tangan!

Belitong Humanities

Ini Jadwal Libur Sekolah dan Jam Pelajaran di Belitung Selama Ramadhan 1446 Hijriah

Belitong Humanities

Sambut Hari Bhayangkara 2025, Polres Belitung Bagikan Sarapan Kepada Buruh dan Sopir Pelabuhan