BelitongToday, Tanjungpandan – Massa Forum Perjuangan Masyarakat Belantu (FPMB) kembali menggelar aksi damai menuntut titik terang kejelasan konflik antara PT. Foresta Lestari Dwikarya bersama masyarakat tujuh desa khususnya di Kecamatan Membalong.
Aksi damai kali ini digelar di halaman kantor DPRD Belitung, jalan Anwar, Kelurahan Lesung Batang, Selasa (9/1).
Di tengah aksi yang berlangsung, putri semata Martoni, Ocha Marita Sari kembali menyampaikan orasi. Ia merindukan sosok sang ayah yakni mantan koordinator lapangan aksi demonstrasi PT. Foresta Lestari Dwikarya, Martoni yang harus kini mendekam di sel tahanan Lapas Kelas II B Tanjungpandan.
“Saya baru menjadi seorang mahasiswa, sekarang saya membutuhkan semangat dan ‘support system’ dari seorang ayah,” ucapnya.
Namun, Ocha melanjutkan, saat ini ayahnya ditangkap dan ditahan, padahal sang ayah hanyalah memperjuangkan hak-hak rakyat dan masyarakat Tanah Membalong.
Ocha menyayangkan, mengapa sang ayah harus ditangkap dan ditahan. Ia mempertanyakan dimanakah hati nurani para anggota DPRD Belitung dan Aparat Penegak Hukum (APH).
“Dari penjelasan bapak-bapak tadi saya yakin bapak mempunyai itikad baik kepada masyarakat,” ucapnya.







