BelitongToday, Tanjungpandan – Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf soal menu MBG yang dinilai tidak memenuhi standar gizi dan ramai menjadi perbincangan di media sosial serta pemberitaan media daring lokal.
Kepala SPPG Selumar dalam keterangannya menjelaskan bahwa menu MBG yang disajikan kepada para siswa penerima manfaat pada hari ini adalah jagung, keju, kacang tanah goreng dan buah melon sesuai dengan petunjuk teknis yakni menyajikan menu yang kering dan tahan lama di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dikatakan, menu keju disajikan sebagai sumber protein hewani pendamping guna membantu memenuhi kebutuhan gizi para siswa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Sedangkan menu jagung dijadikan sumber karbohidrat dan kacang tanah goreng disiapkan menjadi sumber protein nabati bagi para siswa.
Namun pada saat melakukan pemesanan bahan baku khususnya jagung manis terjadi kekurangan karena stok jagung manis yang terbatas.
Disampaikan, pihaknya sudah mencari solusi atas kekurangan stok jagung manis tersebut, pihak logistik dapur sudah berupaya mencari tambahan stok jagung manis sesuai pesanan awal namun memang stok bahan baku jagung manis kosong.
“Stok untuk bahan baku jagung manis kosong dan kalau pun untuk mencari bahan baku jagung manis sudah memasuki H-1 waktu siang hari apalagi di hari Minggu kondisinya memang agak susah karena bahan baku memang sudah harus disiapkan seperti dicuci dan lain-lain,” ujarnya.
Di sisi lain, pihaknya juga menyadari ada kesalahan karena kurang teliti dalam menghitung jumlah porsi MBG yang harus disajikan dengan jumlah bahan baku.
Hal ini dikarenakan pada, Senin, (23/2) SPPG Air Selumar untuk pertama kalinya menyajikan sebanyak 2. 500 porsi menu MBG, naik dari sebelumnya secara bertahap mulai dari 1.000 porsi, 1.500 porsi, dan 2.000 porsi.
“Hari ini menjadi minggu pertama kami SPPG Air Selumar menyajikan sebanyak 2.500 prosi MBG,” katanya.
Sedangkan untuk buah memang di dalam aturan disarankan buah yang berkulit.
“Kami memang sudah merancang menu, namun stok barang untuk buah berkulit tidak ada, sehingga kami dihadapkan dengan dua macam buah lokal yang memang tersedia dalam waktu cepat yaitu ada semangka dan melon, karena semangka memiliki lebih banyak air dari pada melon untuk mengantisipasi rasa asam buah pada saat dikonsumsi untuk waktu berbuka puasa,” ujarnya.
Sedangkan untuk, Selasa (24/2) besok menu MBG yang disajikan adalah roti burger, keju slice, telur rebus, sayur selada dan saus tomat, serta buah kurma.
”Bahan baku menunya sudah siap dan sudah sampai di SPPG Selumar besok siap disajikan sebanyak 2.500 porsi,” katanya.
Akuntan SPPG Air Selumar mengatakan dari kejadian hari ini tentunya akan menjadi pelajaran berharga bagi pihaknya.
“Tentunya ini menjadi pelajaran bagi kami khususnya dalam merancang menu yang sesuai dengan juknis dan kebutuhan serta anggaran yang sudah ditentukan sebagai mestinya,” ujarnya. (TIM)
![]()







