Home / Belitong Humanities

Kamis, 7 Maret 2024 - 16:29 WIB

Ketua FKUB Belitung Sebut BCIF 2024 Mampu Tingkatkan Semangat Toleransi

Ilustrasi Chinese Festival.

Ilustrasi Chinese Festival.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat Kabupaten Belitung.

Rencananya kegiatan opening ceremony Belitung Chinese Internasional Festival 2024 akan dilaksanakan pada 9 Maret mendatang di kawasan Bundaran Tugu Satam.

Namun sebagian kalangan masyarakat masih pro dan kontra dilaksanakannya kegiatan BCIF 2024.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Belitung, mengatakan pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival (BCIF) 2024 dapat memperkuat rasa toleransi dan kerukunan antar umat beragama di daerah itu.

“Pelaksanaan BCIF 2024 akan dapat memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama,” kata Ketua FKUB Belitung, Harmizi, Kamis 7 Maret 2024.

Hal ini dikatakannya menanggapi adanya sikap penolakan sebagian kalangan masyarakat terhadap pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024.

Baca Juga  DPUPR Belitung Gelar Bimtek SMKK

“Perbedaan sudut pandang dan perdebatan di kalangan masyarakat merupakan hal yang wajar dan lumrah, namun kita semua harus melihat duduk persoalan atau permasalahannya terlebih dahulu seperti apa,” jelasnya.

FKUB Belitung sebagai wadah berhimpunnya enam agama di daerah itu mendukung pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024, guna terciptanya kerukunan antar umat beragama.

“Apabila ada hal-hal yang menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat pihak pemerintah daerah dan panitia bisa menyampaikan jawaban dengan sejelas-jelasnya,” jelasnya.

FKUB Belitung telah beraudiensi dan bertemu langsung dengan Pj Bupati Belitung, Yuspian mengenai pelaksanaan Belitung Chinese Internasional Festival 2024.

BCIF 2024, kata Harmizi, diselenggarakan guna memanfaatkan momentum perayaan Cheng Beng atau sembahyang kubur untuk mengembalikan kondisi pariwisata di daerah itu selepas pandemi Covid-19.

Baca Juga  Ini Tips Memilih Laptop yang Tepat untuk Produktivitas Kerja Kantoran

“Karena pada perayaan Cheng Beng atau sembahyang kubur banyak warga Tionghoa yang pulang kampung untuk berziarah momentum ini yang ditangkap oleh pemerintah daerah sehingga dikemas menjadi sebuah festival,” tandasnya.

Harmizi menjelaskan, sedangkan pelaksanaan BCIF 2024 bertepatan tengah bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah merupakan sebuah hikmah yang harus dimaknai dalam memperkuat semangat toleransi keberagaman.

“Tujuannya adalah demi menyelematkan kondisi pariwisata Belitung, menyelamatkan kondisi jumlah penerbangan ke Belitung bukan motivasi lain,” ujarnya.

Ia berharap, pihak panitia BCIF 2024 dapat menyampaikan kepada masyarakat luas mengenai pelaksanaan kegiatan ini sehingga tidak terjadi disinformasi di kalangan masyarakat.

“Apalagi ini di bulan suci Ramadhan ada rambu-rambu yang harus dilaksanakan dan dipatuhi itu dijelaskan dan disampaikan ke masyarakat sehingga informasi tidak bias,” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

84 Siswa dan Mahasiswa Berprestasi di Belitung Timur Terima Beasiswa

Belitong Humanities

350 Petani Belitung Terima Mesin Pompa Air Bahan Bakar Elpiji, Ini Pesan Bambang Pati Jaya!

Belitong Humanities

Cat Kantor di Lingkungan Pemkab Belitung Wajib Warna Putih, Syamsir: Biar Auranya Keluar
Honorer beltim

Belitong Humanities

Kabar Gembira, Bupati Beltim Jamin Tidak Ada Pemecatan Bagi Tenaga Honorer

Belitong Humanities

Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili Momentum Meningkatkan Kerukunan Bangsa
KLB PSSI

Belitong Humanities

Erick Thohir Terpilih sebagai Ketua Umum PSSI dan Ratu Tisha sebagai Wakil Ketua PSSI
Sanem Sikapi Konflik Foresta dengan Masyarakat

Belitong Economic and Business

Sikapi Konflik Foresta dengan Masyarakat, Sanem: Kami Tetap Memfasilitasi Aspirasi Masyarakat

Belitong Humanities

‎Lewat “September Ceria”, Perpustakaan Daerah Belitung Berbenah Diri, Tatap Masa Depan Cerah