Home / Belitong Economic and Business

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:11 WIB

Babel Mengalami Inflasi Y-on-Y Sebesar 1,86 Persen di Februari 2024

Ilustrasi inflasi

Ilustrasi inflasi

BelitongToday, Pangkalpinang -Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat inflasi Februari 2024 secara year on year (y-on-y) di Kepulauan Babel sebesar 1,86 persen.

“Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari tahun ini secara umum menunjukkan adanya kenaikan,” kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Toto Haryanto Silitonga, Jumat 1 Maret 2024.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di empat kabupaten/kota pada Februari 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 1,86 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 102,10 pada Februari 2023 menjadi 104,00 pada Februari 2024.

Pada Februari 2024, tingkat inflasi month to month (m-to-m) merupakan perkembangan indeks Februari 2024 terhadap indeks Januari 2024 yaitu sebesar 0,39 persen. Sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) yang merupakan perkembangan indeks Februari 2024 terhadap indeks Desember 2023 sebesar 0,51 persen.

Baca Juga  DPRD Belitung Sahkan APBD 2023, Fokus Pembangunan Fisik dan Pemulihan Ekonomi

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau 3,61 persen,” terangnya.

Selanjutnya kelompok pakaian dan alas kaki naik 1,58 persen, kesehatan sebesar 4,15 persen, transportasi sebesar 1,79 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,62 persen, pendidikan sebesar 1,76 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,92 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 0,30 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks atau mengalami deflasi, yaitu perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,62 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,16 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun 0,12 persen.

Baca Juga  Belitung Siap Jadi Tuan Rumah ASEAN Blue Economy Forum, Wabup Optimis Tumbuhkan Kepercayaan Internasional Pada Belitung

Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada Februari tahun ini antara lain beras, sigaret kretek mesin, angkutan udara, bawang putih, daging ayam ras, cabai merah, tahu mentah, sawi hijau, tomat, kacang panjang, gula pasir, bakso siap santap, tempe, jeruk, ketimun, emas perhiasan, wortel, kopi bubuk, sigaret kretek tangan dan sigaret putih mesin.

“Komoditas yang memberikan andil deflasi y-on-y, antara lain ikan kembung, ikan tongkol, bawang merah, ikan selar, ikan kerisi, bahan bakar rumah tangga, ikan ekor kuning, udang basah, ikan singkur, ikan bulat, cumi-cumi, kepiting, cabai rawit, kangkung, daging sapi, sampo, telur ayam ras, susu bubuk, ikan tamban, dan sabun mandi cair,” pungkasnya. (Tim/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Kendalikan Inflasi, Pemkab Belitung Timur Gelar Operasi Pasar Murah
Ara Komara Sujana

Belitong Economic and Business

Perpanjangan HGU PT SWP Terbit, Kewajiban Plasma Masih Kurang Sembilan Persen
IKPDB Belitung

Belitong Economic and Business

Jalin Kerjasama, IKPDB Belitung Buka Peluang Kerja Penyandang Disabilitas di Perusahaan Infrastruktur
Duta Besar Uzbekistan

Belitong Economic and Business

Jajaki Peluang Kerja Sama, Dubes Uzbekistan Kunjungi Belitung, Ini Kesannya

Belitong Economic and Business

‎DKPP Belitung Salurkan Beras CBP, Segini Jumlah Penerimanya!

Belitong Economic and Business

Desa Sungai Padang Jadi Desa Pertama Miliki Kampung Nelayan Merah Putih di Belitung
NPWP

Belitong Economic and Business

KPPP Pratama Imbau Wajib Pajak Segera Padankan NIK menjadi NPWP

Belitong Economic and Business

KNPI Belitung Harapkan KTT G20 Bali Hasilkan Keputusan Terbaik