Home / Belitong Humanities

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:15 WIB

Pj Bupati Belitung Yuspian Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Belitung 2025

Musrenbang RKPD Kabupaten Belitung Tahun 2025.

Musrenbang RKPD Kabupaten Belitung Tahun 2025.

BelitongToday, Tanjungpandan – Penjabat Bupati Belitung, Yuspian membuka kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Belitung Tahun 2025.

Acara berlangsung di ruang rapat kantor Bappeda Belitung, jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Selasa 26 Maret 2024.

Menurut Yuspian, Musrenbang RKPD 2025 merupakan kegiatan yang penting dalam menentukan dan menyusun arah pembangunan Kabupaten Belitung ke depannya.

“Musrenbang ini adalah forum musyawarah kalau kita mau membuat acara atau merencanakan pembangunan maka harus sama visi dan misinya,” jelas Yuspian.

Untuk itu, ia pun berharap dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Belitung Tahun 2025 ini dapat menyamakan visi dan misi dalam merencanakan pembangunan Belitung ke depannya.

Baca Juga  Kreatif, WBP Lapas Tanjung Pandan Olah Sampah Plastik Menjadi Media Tanam Hidroponik

“Misalnya Belitung ke depannya mau seperti apa, substansinya sama misalnya adalah pembangunan infrastruktur tapi insfratruktur seperti apa yang akan dilakukan maka tentunya harus ada arah,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, jika arah pembangunan Belitung ke depannya adalah pariwisata maka pembangunan infrastruktur jalan misalnya harus menghubungkan objek-objek atau destinasi pariwisata yang ada di Belitung.

“Maka insfratruktur yang terbangun ada penanda-penanda ciri khas daerah aplikasinya bisa kita rancang melalui dinas teknis yakni DPUPR Belitung maka pengaplikasian gedung-gedung pemerintahan ada ciri khas Melayu,” sebutnya.

Baca Juga  Amankan Idul Fitri 1446 Hijriah, Polres Belitung Gelar Operasi Ketupat Menumbing 2025

Payung Lilin

Selain itu, Belitung juga perlu memperkuat identitas Melayu. Salah satunya adalah pemasangan Payung Lilin di pintu-pintu masuk kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sehingga ada ciri khas yang menandakan daerah kira merupakan daerah pariwisata,” paparnya.

Selanjutnya itu, untuk penunjuk arah atau nama jalan seharusnya dapat dibuat dengan dua bahasa baik bahasa Indonesia maupun Inggris, ini tentunya akan memudahkan wisatawan yang sedang berlibur di Belitung

“Kita kan maunya daerah kita ini menjadi ‘tourist friendly’ maka penunjuk arah bisa dibuat dua bahasa,” sebutnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Bangun Silaturahmi dan Keakraban, Kajari Belitung Ngopi Bareng Wartawan

Belitong Humanities

Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat, Distangan Beltim Teken MoU dengan PT. SMM

Belitong Humanities

Siswa Tingkat SD/SMP di Belitung Libur Dua Hari Awal Ramadhan
PT Foresta

Belitong Humanities

“Air Gede Never Die”, Api Perlawanan Terhadap Foresta Kembali Menyala

Belitong Humanities

Kunjungi Museum Maritim Belitung, Delegasi WOA 2022 Dijamu Tradisi Makan Bedulang

Belitong Humanities

Belitung di Mata Dubes Bulgaria, Lebih Indah dari Bali
Jambore

Belitong Humanities

Belitung Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Relawan Lingkungan

Belitong Humanities

Korpri Beltim Pilih Ketua dan Kepengurusan Baru