Home / Belitong Humanities

Kamis, 25 Juli 2024 - 18:49 WIB

FKUB Belitung Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama Jelang Pilkada 2024, Ini Poin Kesepakatannya

Suasana dialog kerukunan umat beragama yang diselenggarakan oleh FKUB Belitung di hotel Grand Tropical Village, jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Kamis 25 Juli 2024.

Suasana dialog kerukunan umat beragama yang diselenggarakan oleh FKUB Belitung di hotel Grand Tropical Village, jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Kamis 25 Juli 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar kegiatan dialog kerukunan umat beragama menjelang pelaksanaan Pilkada 2024.

Acara berlangsung di hotel Grand Tropical Village, jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Kamis 25 Juli 2024.

Ketua FKUB Belitung, Harmizi mengatakan bahwasanya kegiatan ini rutin digelar setiap menjelang pelaksanaan Pilkada Belitung 2024.

Tujuannya adalah untuk memelihara kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Belitung sehingga tidak terpecah dikarenakan perbedaan sikap politik maupun pilihan.

“Tujuan dari diselenggarakannya dialog keagamaan ini adalah untuk memperkuat kerukunan umat beragama di tengah-tengah masyarakat Belitung,” jelas Harmizi, Kamis 25 Juli 2024.

Baca Juga  Waspada! Jangan Mau Dinikahi Siri oleh Oknum Pejabat, Ini Dampak Negatifnya

Harmizi menyampaikan, salah satu potensi ancaman dalam pelaksanaan Pilkada serentak adalah soal politik SARA yang kerap muncul mendekati pilkada.

Oleh karena itu, FKUB Belitung telah berkomitmen untuk menolak politisasi SARA di Pilkada 2024. Di samping itu, FKUB Belitung juga siap mendukung pelaksanaan Pilkada 2204 berjalan dengan lancar, aman, dan damai.

“Kita sepakat menolak politisasi SARA di Pilkada 2024. Kegiatan dialog semacam ini rutin kami gelar,” ujarnya.

Poin Kesepakatan

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan kegiatan deklarasi dalam mendukung Pilkada 2024. Berikut poin kesepakatannya:

  1. Bersama-sama menjaga dan memelihara kerukunan intern dan antar umat beragama yang dilandasi rasa toleransi, saling menghormati, dan saling menghargai antar umat beragama.
  2. Bersama-sama menjamin keamanan tokoh agama dan menjaga kesucian dan fungsi rumah ibadah sebagai tempat ibadah dan menolak politisasi rumah ibadah untuk kepentingan politik praktis.
  3. Bersama-sama menolak penggunaan rumah ibadah sebagai tempat kegiatan kampanye pemilihan kepala daerah untuk pengumpulan dan mobilisasi massa serta pemasangan berbagai atribut kampanye untuk mendukung pasangan calon tertentu.
  4. Bersama-sama mendukung proses Pilkada damai dan menolak politisasi SARA dalam proses Pilkada Belitung 2024.
Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi Implementasikan Kurikulum Merdeka, BKPSDM Beltim Latih 35 Kepala Sekolah

Harmizi berharap Pilkada Belitung 2024 nantinya berjalan aman, damai, dan tanpa politik SARA. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

‎Satgas PT. Timah Tiba di Babel, Hidayat Arsani Ingatkan Jangan Sampai Berbenturan dengan Masyarakat
Ramadan kualitas amal

Belitong Humanities

Ramadan Momentum Meningkatkan Kualitas Amal

Belitong Humanities

Hadiri Buka Puasa Bersama di DPRD Belitung, Djoni Alamsyah Berharap Sinergi Terbangun Kuat

Belitong Humanities

Waspadai Konflik Sosial Pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Belitung Timur 

Belitong Humanities

Libur Akhir Semester Gazal, Soebagio Ajak Isi Dengan Kegiatan Positif
Sekjen Peradin

Belitong Humanities

Bangun Sinergitas dan Silaturahmi, Sekjen Peradin Berkunjung ke Belitung
SMKN 1 Manggar

Belitong Humanities

Persiapkan Siswa Ikuti PKL, Kepala SMK Negeri 1 Manggar Ajak Puluhan Siswa Kunjungan Industri ke Jakarta

Belitong Humanities

Imigrasi Lakukan Koordinasi dan Pengawasan WNA di Belitung