Home / Belitong Environment

Rabu, 7 Agustus 2024 - 13:11 WIB

BPN Gelar Rakor Inventarisasi TORA di Kabupaten Beltim

BPN menyelenggarakan rakor inventarisasi TORA di Kabupaten Belitung Timur, Selasa 6 Agustus 2024.

BPN menyelenggarakan rakor inventarisasi TORA di Kabupaten Belitung Timur, Selasa 6 Agustus 2024.

BelitongToday, Manggar – Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Belitung Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Reforma Agraria dengan tema “Inventarisasi Potensi Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA) dalam Rangka Penataan Aset dan Penanganan Akses yang bersumber dari Pelepasan Kawasan Hutan melalui Program Reforma Agraria” di Ruang Pertemuan Hotel Guess Manggar, Selasa 6 Agustus 2024.

Rapat yang dibuka oleh Bupati Beltim, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim, Mathur Noviansyah ini dihadiri oleh perwakilan dari Polres Beltim, Kejaksaan Negeri Beltim, hingga pimpinan OPD terkait permasalahan pertanahan.

Dalam sambutannya, Sekda Beltim mengatakan Rakor Penyelenggaraan Reforma Agraria merupakan salah satu tahapan kegiatan dari Kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.

“Selain sebagai sarana untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi, rapat yang kita laksanakan hari ini juga merupakan forum untuk kita melakukan evaluasi serta kajian terhadap berbagai keberhasilan, kegagalan, kelemahan, tantangan serta peluang dalam melaksanakan tugas Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Beltim,” ujar Mathur.

Baca Juga  Gempa Bumi Guncang Bogor, BPBD Nyatakan ini

Mathur menyatakan pelaksanaan inventarisasi potensi TORA dari pelepasan kawasan hutan merupakan langkah strategis yang memerlukan perhatian dan dukungan penuh dari semua pihak. Di mana inventarisasi potensi TORA memerlukan data yang akurat dan komprehensif.

“Untuk itu saya minta untuk memastikan semua informasi terkait lahan yang akan dilepaskan, termasuk status kepemilikan, kondisi fisik, dan potensi penggunaannya, tercatat dengan benar. Keakuratan data ini sangat penting untuk menghindari masalah di kemudian hari,” tegas Mathur.

Mathur berharap rakor dapat menjadi ajang diskusi yang produktif dan kolaboratif. Selain itu pula dapat menyatukan pendapat, data dan rencana yang akan dilaksanakan dalam mewujudkan tercapainya tujuan reforma agraria yang berkeadilan untuk masyarakat.

Baca Juga  Sambut Malam Pergantian Tahun, Luas Tanam Jagung Petani Belitung Capai 24,6 Hektar

Sebagai tim yang diberikan amanah untuk menjalankan tugas besar ini, Mantan Kepala Badan Penelitian dan Penberharap rekan-rekan semua dapat bekerjasama dalam memastikan program ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya.

“Semoga permasalahan-permasalahan terkait pertanahan yang ada dapat kita atasi dengan baik, jangan sampai konflik agraria yang terjadi di daerah lain juga muncul di daerah kita Mengingat tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan, kita harus memastikan bahwa tanah yang dilepaskan nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” harap Mathur.

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

‎Program Jumat Bersih Sasar Kawasan Tanjungpendam, Wabup Sebut untuk Percepat Penataan

Belitong Environment

DLH Belitung Turunkan Petugas Bersihkan Sampah di Sungai Siburik
DLH Belitung Timur

Belitong Environment

Gelar Konsultasi Publik, DLH Belitung Timur Bahas Lima Belas Isu

Belitong Environment

Peringati Hari Bumi, KPHL Belantu Mendanau Ajak Siswa Tanam Pohon

Belitong Environment

Peringati World Cleanup Day, Belitung Gelar Bersih-bersih Sepanjang Jalan
POM Belitung

Belitong Environment

Dukung BPOM RI Pecahkan Rekor MURI, Loka POM Belitung Tanam 215 Tanaman Herbal
BPBD Belitung

Belitong Environment

Antisipasi Karhutla, BPBD Belitung Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Belitong Environment

Tuan Rumah Pertemuan WOA 2022, Ridwan Berharap Babel Jadi Contoh Pengelolaan Lingkungan Laut