BelitongToday, Tanjungpandan – Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Belitung dalam dua bulan terakhir menimbulkan dampak yang serius.
Salah satunya adalah meningkatnya jumlah kejadian kasus kebakaran di wilayah Tanjungpandan maupun daerah sekitarnya.
Kondisi ini disebabkan oleh cuaca kering, panas, dan berangin sehingga berpotensi tinggi menyebabkan perisitiwa kebakaran.
BPBD Belitung pun mendata di sepanjang Juli 2024 ada 11 kasus kejadian kebakaran. Sedangkan kasus yang paling mendominasi adalah kebakaran hutan dan lahan.
“Data yang kami rekapitulasi bahwa di bulan Juli kemarin ya, ada 11 kasus kebakaran, yang paling tinggi kebakaran hutan dan lahan,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi, Rabu 7 Agustus 2024.
Agus menyampaikan, dari sejumlah kasus kejadian kebakaran di sepanjang Juli 2024, jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan paling tinggi ada sebanyak sembilan kasus, sedangkan dua kasus lainnya adalah kebakaran bangunan atau gedung.
“Maka dari itu ini merupakan peringatan agar kita waspada karena adanya peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi kemarau sekarang ini,” tandasnya. (Nazriel)







