BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung merilis jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan di sepanjang 2023.
Adapun jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Belitung di sepanjang 2023 mencapai 249 kasus.
Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi mengatakan jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan di Belitung sepanjang 2023 cukup tinggi.
Hal ini lantaran sepanjang 2023 lalu Belitung dilanda kemarau panjang atau terdampak fenomena El-Nino.
“Memang kasus kebakaran hutan dan lahan di Belitung 2023 cukup tinggi mencapai 249 kasus,” jelas Agus Supriadi, Jumat (12/1).
Selain itu, BPBD Belitung juga mencatat peristiwa atau kejadi kebakaran lain seperti kebakaran bangunan sebanyak 14 kasus, kebakaran kendaraan tujuh kasus, dan kebakaran lainnya sembilan kasus.
“Sehingga total kejadian kebakaran di Belitung sepanjang 2023 mencapai 279 kasus,” tandasnya.
Karhutla Tanjungpandan Paling Tinggi
Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi menjelaskan, kecamatan dengan kasus karhutla paling tinggi adalah Tanjungpandan.
Pihak mencatat jumlah kasus karhutla yang terjadi di Kecamatan Tanjungpandan mencapai 165 kasus.
Selain itu, Kecamatan Sijuk sebanyak 59 kasus karhutla, Badau 17 kasus karhutla, dan Membalong delapan kasus karhutla.
“Memang kemarin kasus kebakaran hutan dan lahan dominan paling tinggi di Kecamatan Tanjungpandan ada sejumlah lahan gambut maupun kering yang rawan terbakar di Tanjungpandan,” tutupnya. (Nazriel)







