BelitongToday, Tanjungpandan – Sejumlah pelaku pariwisata Belitung mencurahkan isi dan uneg-unegnya kepada Calon Bupati Belitung nomor urut 3, Djoni Alamsyah dalam acara diskusi soal pariwisata Belitung, Senin 14 Oktober 2024 kemarin.
Kegiatan diskusi berlangsung di posko relawan DJOSS di Billiton City Club, jalan Depati Gegedek, Tanjungpandan.
Reza salah satu pelaku pariwisata Belitung dalam diskusi tersebut menjelaskan bahwa kondisi pariwisata Belitung dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan.
Kondisi ini juga dirasakan oleh rekan-rekan pelaku pariwisata Belitung yang lainnya.
Ia berpendapat, masih banyak pekerjaan rumah pariwisata Belitung yang harus diselesaikan oleh bupati terpilih nanti.
“Untuk pariwisata Belitung ini memang masih banyak pekerjaan rumah, saya melihat program sebelumnya tidak tepat sasaran,” katanya di sela-sela diskusi.
Reza mencontohkan untuk meningkatkan atau membangun sebuah destinasi baru namun destinasi lama yang sudah ada tidak dirawat, dijaga, dan ditinggalkan.
“Sehingga destinasi pariwisata yang lama menjadi stagnan dan ditinggalkan,” benernya.
Di sisi lain, masih banyak wisatawan yang mengeluhkan soal fasilitas di sejumlah destinasi wisata khususnya di Pulau Lengkuas.
“Tidak ada toilet, jadi susah kalau ada wisatawan yang butuh itu,” jelasnya.
Sementara itu, pelaku pariwisata Belitung, Kusuma Kosasih mengatakan semoga dengan adanya pertemuan ini membawa satu komitmen dari Djoni Alamsyah bagi kepariwisataan Belitung ke depan.
Kusuma menilai, bisa dikatakan, pariwisata Belitung selama ini berjalan sendiri atau auto pilot.
Promosi pariwisata pun, lanjut Kusuma, dilakukan oleh masing-masing personal pelaku pariwisata Belitung sendiri.
“Sehingga ke depannya Belitung membutuhkan sosok pemimpin yang mau benar-benar mengurus sektor pariwisata,” jelasnya.
Djoni Alamsyah Bicara Pariwisata
Sementara itu, Calon Bupati Belitung nomor urut 1, Djoni Alamsyah mengaku merasakan apa yang dirasakan oleh rekan-rekan pelaku pariwisata di Belitung.
Ia menyebutkan kondisi pariwisata Belitung saat ini sedang benar-benar terpukul.
Kondisi ini, kata Djoni, sangat jauh berbeda di awal-awal booming-nya pariwisata Belitung oleh film Laskar Pelangi pada 2008 lalu, kunjungan wisatawan kala meningkatkan tajam.
Menurutnya, jika terpilih sebagai orang nomor satu di Belitung nanti, Djoni Alamsyah akan bergandengan tangan dengan pelaku pariwisata menyelesaikan apa yang menjadi ketakutan dan kekhawatiran pelaku pariwisata Belitung saat ini.
“Ke depannya akan kita bangun komunikasi dalam tim karena yang tidak terbangun untuk pariwisata Belitung saat ini adalah dua ‘K’ yakni komunikasi dan koordinasi,” ungkapnya.
Djoni menilai, pariwisata Belitung saat ini tidak termanage dengan baik, harus ada aksi dan pengawasan khususnya terhadap destinasi yang sudah dibangun dan dikelola selama ini.
Seperti pada saat turun dari pesawat di Bandara HAS Hanandjoeddin atmosfer pariwisata tidak terasa berbeda dengan daerah lain.
“Kondisi ini dikhawatirkan wisatawan akan kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi mereka dan tidak berkunjung ke Belitung lagi,” bebernya. (Nazriel)







