BelitongToday, Tanjungpandan – Hujan lebat yang mengguyur kota Tanjungpandan pada, Senin 14 Oktober 2024 siang menyebabkan jalan Anwar Aid atau biasa dikenal dengan Kampung Amau terendam air.
Ketinggian air pun bervariasi mulai dari mata kaki hingga betis orang dewasa.
Bukan baru kali ini, Kampung Amau memang menjadi langganan terendam air atau banjir.
Selain karena topografi wilayah yang berbentuk cekungan. Kampung Amau juga merupakan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi menjelaskan salah satu penyebab banjir di Kampung Amau kemarin adalah hujan dengan intensitas lebat yang turun sebelumnya.
Selain itu, banjir Kampung Amau juga disebabkan oleh kondisi pasang air laut.
“Iya, salah satunya adalah karena kondisi hujan lebat dan air laut pasang,” jelas Agus Supriadi ketika dikonfirmasi, Selasa 15 Oktober 2024.
Ia menambahkan, tim BPBD Belitung telah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan evakuasi warga.
Pihaknya juga menurunkan pompa air untuk menyedot air yang menggenangi rumah warga.
“Kami laporkan bahwa kondisi banjir sudah surut namun kami imbau masyarakat tetap waspada karena kondisi musim hujan sekarang ini,” ungkapnya. (Nazriel)







