BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatat rata-rata ada sebanyak 14 mobil truk yang membuang sampah ke TPA Gunung Sadai Belitung setiap harinya.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dan Limbah B3, DLH Belitung, Johandi Agus Saputra mengatakan dari jumlah tersebut jenis sampah yang paling tinggi dibuang adalah sampah rumah tangga mencapai 86 persen.
“Sisanya sampah sekolah atau perkantoran, fasilitas pelayanan, industri, perdagangan pertokoan, ataupun penginapan, dan hotel,” katanya, Kamis (18/1).
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2023 total sebanyak 27.200.03 ton timbulan sampah masuk ke di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gunung Sadai.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan jumlah timbulan sampah pada 2022 hanya sebanyak 26.864.58 ton.
“Jumlah ini tercatat dari timbulan sampah yang masuk ke TPA Gunung Sadai,” terangnya.
Menurutnya, dari 27.200.03 ton sampah tersebut jumlah penanganan sampah tahun 2023 sebanyak 15.786.60 ton, jumlah pengurangan sampah di TPA Gunung Sadai sebanyak 4.042.61 ton, dan sampah yang dikelola sebanyak 19.829.21 ton.
Johandi menjelaskan, peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pertambahan jumlah penduduk, banyaknya acara atau kegiatan yang digelar, dan lain sebagainya.
“Di TPA Gunung Sadai kami melakukan pengolahan sampah. Kita ada Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) dan mereka mengolah sampah plastik, kardus dan sampah daur ulang lainnya,” jelasnya. (Adoy)







