BelitongToday, Tanjungpandan – Sebagai daerah destinasi pariwisata, Pemkab Belitung berupaya untuk menekan jumlah kawasan kumuh.
Hal ini bertujuan agar membuat pariwisata Belitung nyaman dan indah di mata pelancong.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah mengatakan kawasan kumuh di Belitung terdata sebanyak 9.170 hektare.
Mayoritas jumlah tersebut berada di dalam kota Tanjungpandan.
“Tercatat ada sekitar 9.170 hektare kawasan yang masuk dalam kategori kumuh,” katanya Rabu 28 Mei 2025.
Dalam rangka percepatan penangan kawasan kumuh, Djoni bilang, pihaknya telah berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Salah satunya adalah melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan tujuan meningkatkan kualitas lingkungan.
Selain itu pula, secara berkala pemerintah daerah juga melakukan telah melakukan pemantauan atas pelaksanaan fisik program termasuk perbaikan infrastruktur dasar dan penataan lingkungan.
“Evaluasi terhadap dampak sosial juga terus dilakukan terutama terkait peningkatan kualitas hidup warga dan penguatan kohesi sosial seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan jalan setapak, dan sosialisasi pelibatan masyarakat yang telah menjangkau,” pungkasnya.
Semoga dengan upaya penanganan kawasan kumuh ini, Belitung menjadi nyaman di mata wisatawan. (Nazriel)







