Home / Belitong Humanities

Kamis, 18 September 2025 - 14:41 WIB

‎PPK Proyek Rehabilitasi Atap Museum Tanjungpandan Sampaikan Klarifikasi, Ini Penjelasannya!

Kepala UPT Museum Tanjungpandan, Revzan Maynovri.

Kepala UPT Museum Tanjungpandan, Revzan Maynovri.

BelitongToday, Tanjungpandan – Menanggapi ramainya pemberitaan terkait proyek rehabilitasi atap Museum Tanjungpandan dalam beberapa waktu terakhir.

PPK proyek rehabilitasi atap Museum Tanjungpandan sekaligus Kepala UPT Museum Tanjungpandan, Revzan Maynovri menyampaikan klarifikasi.

Dalam keterangan yang diterima Redaksi Belitong Today, Revzan Maynovri menjelaskan, atap bangunan Museum Tanjungpandan memang sudah sepatutnya
‎dilakukan rehabilitasi atau perbaikan.

‎Hal ini dikarenakan kondisinya cukup mengkhawatirkan mengingat usia atap bangunan yang sudah cukup tua dan mengalami kebocoran di berbagai ‎titik.

Baca Juga  Ini Jadwal Libur Sekolah dan Jam Pelajaran di Belitung Selama Ramadhan 1446 Hijriah

Di sisi lain, kata dia, UPT Museum Tanjungpandan merupakan tempat kunjungan publik yang biasa dikunjungi dari berbagai pihak baik wisatawan (lokal dan asing), penduduk setempat, serta peserta didik baik dari TK, SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.

“Jika pekerjaan rehabilitasi atap ini tidak dilaksanakan tentu akan membahayakan bagi pengunjung,” jelasnya, Kamis 18 September 2025.

Revzan sampaikan, pekerjaan rehabilitasi atap Museum Pemkab Belitung adalah pekerjaan rehabilitasi yang berfokus pada perbaikan atap bangunan gedung.

Baca Juga  Siswa Tingkat SD/SMP di Belitung Libur Dua Hari Awal Ramadhan

‎Rehabilitasi bangunan Museum Tanjungpandan, perlu diketahui adalah pemugaran bangunan cagar budaya.

Hal ini didasarkan pada ditetapkannya bangunan Museum Tanjungpandan sebagai bangunan cagar budaya No: 100.3.4/671/Kep/Dindikbbud/2023 oleh Bupati Belitung.

‎”Aspek-aspek terkait perlakuan terhadap bangunan cagar budaya berbeda dengan bangunan pada umumnya, dikarenakan ada beberapa aspek yang harus ditaati antara lain jenis bahan, bentuk, tata cara, pengawasan, keterlibatan tenaga ahli ‎yang harus ditaati berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” jelas Revzan.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Baznas Belitung Sukses Gelar Sunatan Massal
PMI

Belitong Humanities

Turunkan Tim Asesmen, PMI Belitung Data Ribuan Masyarakat di Belitung Alami Kekeringan

Belitong Humanities

‎Lapas Tanjungpandan Terima SK Bupati Belitung Timur Penetapan Lokasi Hibah Tanah

Belitong Humanities

Polres Belitung dan Bhayangkari Bagikan Takjil ke Masyarakat

Belitong Humanities

Pj Bupati Belitung Terima Audiensi Forum Perparkiran Belitung, Suasana Hangat dan Akrab Begitu Terasa

Belitong Humanities

Mengintip Serunya Personel Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pegawai Lapas Tanjungpandan Masak 60 Porsi Menu MBG
Operasi Patuh Menumbing 2023 Belitung Timur

Belitong Humanities

Polres Belitung Timur Resmi Gelar Operasi Patuh Menumbing 2023, Ini Sasaran Pelanggaran

Belitong Humanities

Asyik Bikin Konten Tugas Sekolah, Dua Pelajar Tersesat di Bukit Tebalu Belitung