Home / Belitong Humanities

Senin, 22 Desember 2025 - 17:53 WIB

‎Peringati Hari Ibu, Sosok Dian Safitri Dedikasikan Diri Jadi ‘Jembatan Keadilan’ di Bapas Tanjungpandan

Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda yang bertugas di Bapas Kelas II Tanjungpandan, Dian Safitri (BelitongToday/IST-Bapas Kelas II Tanjungpandan)

Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda yang bertugas di Bapas Kelas II Tanjungpandan, Dian Safitri (BelitongToday/IST-Bapas Kelas II Tanjungpandan)

BelitongToday, Tanjungpandan – Peringatan Hari Ibu menjadi momentum refleksi bagi dedikasi perempuan dalam sistem hukum.

Di Bapas Kelas II Tanjungpandan, sosok Dian Safitri, seorang Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda, menunjukkan bahwa pengabdian di balik jeruji besi menuntut keseimbangan antara ketegasan hukum dan empati kemanusiaan.

Dian Safitri, yang merupakan petugas perbantuan dari Bapas Kelas I Pangkalpinang, memegang tanggung jawab krusial dalam menyusun Penelitian Kemasyarakatan (Litmas).

Dokumen ini merupakan instrumen kunci yang menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk menentukan nasib dan kebijakan terhadap warga binaan.

“Sering kali saya harus menempuh jarak jauh, bahkan pada malam hari dan di tengah hujan, untuk menemui penjamin hak integrasi warga binaan,” ujar Dian saat diwawancarai di kantor Bapas Tanjungpandan, Senin, 21 Desember 2025.

Baca Juga  Baznas Belitung dan SMKN 2 Gelar Pelatihan Z-Auto, Cetak Wirausaha Bengkel Motor

Lulusan Psikologi Universitas Brawijaya tahun 2016 ini menjelaskan bahwa tugasnya bukan sekadar urusan administratif. Ia harus menyelami latar belakang sosial, kondisi psikologis, hingga lingkungan keluarga klien secara utuh.

‎Menurutnya, Litmas adalah jembatan agar keadilan dapat ditegakkan secara manusiawi dan berorientasi pada pemulihan sosial.

‎Tantangan Peran Ganda Di samping pengabdian profesionalnya, Dian juga menjalani peran sebagai istri dari Brigadir Muhamad Imam, anggota Satreskrim Polres Belitung.

Baca Juga  DPKD Belitung Berikan Penghargaan kepada Pemustaka Terbaik dan Pemenang Lomba Arsip Desa

Menjadi bagian dari Bhayangkari sekaligus abdi negara menuntutnya piawai dalam menjaga komunikasi di tengah kesibukan tugas negara yang padat.

‎”Kami belajar saling memahami dan berusaha menjadikan rumah sebagai ruang yang tetap hangat di tengah kesibukan masing-masing,” tambahnya.

Kepala Bapas Tanjungpandan menilai sosok Dian merepresentasikan wajah perempuan Pemasyarakatan modern yang profesional dan berintegritas. Dedikasi Dian menjadi bukti bahwa di balik sistem hukum yang berjalan, ada peran perempuan tangguh yang bekerja dalam senyap demi memastikan keadilan yang bermartabat bagi setiap warga binaan. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

ASN Belitung Timur Bersedekah, Bagikan 226 Paket Sembako
Mendagri

Belitong Humanities

Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi di Belitung, Mendagri Apresiasi Keberhasilan Babel Kendalikan Inflasi
Mudik BUMN

Belitong Economic and Business

PT Timah Tbk Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN, Ratusan Warga Belitung Bisa Pulang Kampung

Belitong Humanities

Perkuat Sinergi Pembangunan Keluarga, BKKBN Babel Gelar Rakorda Bangga Kencana 2026

Belitong Humanities

Yusril Ihza Mahendra Silaturahmi Bersama Pj Bupati Belitung, Berbagi Kisah dan Pengalaman Demi Kemajuan Daerah

Belitong Humanities

Sambut Peserta Dialog ISPO, Ini Harapan Bupati Belitung
Honorer

Belitong Humanities

Bupati Beltim Terus Perjuangkan Nasib Honorer Berijazah SMA

Belitong Humanities

KNPI Belitung Nilai Relevansi Sumpah Pemuda Harus Terjaga