Home / Belitong Humanities

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:57 WIB

‎Hikmah Nuzulul Quran Ramadhan 1447 H: Jadikan Al-Qur’an Inspirasi Kerukunan dan Kemajuan Bangsa

Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, H. Suyanto (BelitongToday/Muhammad Nazriel Semesta)

Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, H. Suyanto (BelitongToday/Muhammad Nazriel Semesta)

BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung, Suyanto, mengajak seluruh umat Islam untuk tidak sekadar menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan seremonial, tetapi sebagai panduan praktis dalam kehidupan beragama, sosial, hingga bernegara.

Hal ini disampaikannya dalam peringatan Nuzulul Quran Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu 7 Maret 2026.

Dalam penyampaiannya, Suyanto menekankan tiga dimensi utama hikmah turunnya Al-Qur’an yang relevan dengan kondisi zaman sekarang.

‎Penguatan Karakter Pribadi

Menurut Suyanto, nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, dan kesabaran adalah fondasi utama yang diajarkan Al-Qur’an.

Ia mengimbau masyarakat agar mulai melakukan transisi dari sekadar membaca menuju pemahaman dan pengamalan nyata.

Baca Juga  Apa itu Belitung Chinese Internasional Festival 2024 ? Ini Penjelasan Pj Bupati

‎”Mari kita jadikan Al-Qur’an bukan saja untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai kompas moral kita,” ujar Suyanto.

‎Perekat Sosial di Tengah Kemajemukan

Dalam dimensi sosial, Suyanto menyoroti pentingnya Al-Qur’an sebagai inspirasi untuk membangun masyarakat yang harmonis. Di tengah masyarakat yang majemuk, nilai-nilai persatuan dan kepedulian sosial harus dikedepankan.

“Al-Qur’an mengajarkan kita untuk saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal utama dalam membangun kerukunan, toleransi, serta kedamaian di lingkungan kita,” tambahnya.

Baca Juga  Safari Dakwah di Belitung, Ustadzah Oki Sampaikan Kemuliaan Wanita Muslimah

‎Komitmen Kebangsaan dan Keadilan

Terakhir, ia menegaskan bahwa Al-Qur’an menuntun setiap warga negara untuk menjaga amanah dan keadilan. Kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara merupakan perwujudan dari nilai-nilai qurani dalam konteks bernegara.

‎”Menjaga keadilan dan memelihara amanah adalah bentuk nyata kontribusi kita bagi kemajuan bangsa. Jika setiap individu memegang prinsip ini, Indonesia akan terus bergerak maju,” pungkasnya.

Peringatan Nuzulul Quran 1447 H ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi masyarakat Belitung untuk memperkuat integritas pribadi sekaligus memperkokoh jalinan silaturahmi antar sesama. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Program Kartu Prakerja 2023 Skema Normal Segera Dibuka

Belitong Humanities

Ini Program 100 Hari Kerja Djoni Alamsyah – Syamsir, Fokus Sinergi dan Pembenahan

Belitong Humanities

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkab Belitung Gelar Upacara

Belitong Humanities

Polres Belitung dan Bhayangkari Bagikan Takjil ke Masyarakat

Belitong Humanities

Bantu Tim SAR Pencarian Helikopter P1103 hilang di Beltim, Tagana Bangun Dapur Umum

Belitong Humanities

‎Baznas Belitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tanjungpendam, Masyarakat Antusias!

Belitong Humanities

Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Gedung Nasional Tanjungpandan Berlangsung Khidmat
Kelapa Sawit

Belitong Humanities

Tim Pansus Kelapa Sawit DPRD Babel Sambangi Belitung, Himpun Informasi dan Data Konflik HGU Foresta