BelitongToday, Manggar – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar, bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim menerima kunjungan audiensi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di ruang kerja Wakil Bupati, Selasa (5/5/2026).
BPMP merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berperan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah. Dalam pertemuan tersebut, dibahas Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta program prioritas Kemendikdasmen dalam rangka pemenuhan SPM di Beltim.
Kepala BPMP Babel, Dr. Cipto Suncoko, M.Pd., memaparkan sejumlah program prioritas Kemendikdasmen, antara lain Wajib Belajar 13 Tahun (Wajar 13) dan penanganan anak tidak sekolah, Tes Kemampuan Akademik (TKA), digitalisasi pembelajaran, penguatan pendidikan karakter melalui BSAN dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, PHTC melalui revitalisasi satuan pendidikan, Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Cipto, berbagai program tersebut diarahkan untuk memastikan pemenuhan SPM di Beltim berjalan optimal.
“Program prioritas ini kami dorong untuk memastikan pemenuhan SPM berjalan optimal, sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan hingga ke tingkat desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara BPMP dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pelaksanaan program tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.
“Kami berharap terjalin sinergi yang kuat, termasuk dalam mendorong lahirnya regulasi yang selaras, sehingga setiap program benar-benar memberikan dampak nyata. Ke depan, kami juga berharap setiap desa di Beltim memiliki minimal satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini,” tambahnya.
Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam mendukung program-program prioritas tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Beltim berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program prioritas, sepanjang memberikan dampak nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Khairil.
Selain itu, Khairil juga menyoroti capaian SPM Beltim yang mengalami penurunan dari kategori Madya ke Muda.
“Saya minta Dinas Pendidikan segera melakukan kajian dan menyusun strategi agar capaian SPM dapat meningkat kembali dari kategori Muda ke Madya,” pungkasnya. (Tim/Rel)
![]()







