BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan program pembinaan dan peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjadi prioritas, meski saat ini pemerintah daerah tengah memberlakukan kebijakan efisiensi anggaran.
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Belitung.
”Kami pastikan program pembinaan dan peningkatan kompetensi ASN di lingkungan Pemkab Belitung tetap berjalan meskipun di tengah efisiensi anggaran,” ujar Marzuki di Tanjungpandan, Jumat 15 Mei 2026.
Menurut Marzuki, pola pengembangan kompetensi kini mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya kegiatan dilakukan melalui pertemuan fisik secara khusus, saat ini para ASN didorong untuk lebih aktif mengikuti pelatihan mandiri melalui platform digital atau daring.
”Sekarang lewat zoom meeting, banyak link-nya, ada yang berbayar dan ada yang tidak berbayar. Mereka bisa mendapatkan sertifikat resmi seperti dari Kemenkeu atau Kemendagri,” jelasnya.
Marzuki juga memberikan apresiasi kepada para ASN yang telah berinisiatif meningkatkan profesionalitasnya secara mandiri. Untuk memaksimalkan langkah ini, ia meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk proaktif mengarahkan jajarannya mengikuti pelatihan yang relevan dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Seorang ASN harus terus berinovasi dan kreatif guna menghadapi tantangan pekerjaan yang semakin kompleks. Mereka harus meningkatkan kompetensi dan keterampilan diri,” pungkas Marzuki.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga ritme kinerja birokrasi di Kabupaten Belitung agar tetap prima dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, meskipun dalam kondisi penghematan fiskal. (Nazriel)
![]()







