BelitongToday, Gantung – Semangat pelestarian seni budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Hal itu terlihat dalam kegiatan Evaluasi ke-4 yang dirangkai dengan “Lomba Kelas Tari Sanggar Muara 9” di Khairan²¹ Cafe & Resto, Kecamatan Gantung, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti puluhan penari muda binaan Sanggar Muara 9. Para peserta terbagi dalam tiga kategori, yakni Kelas A sebanyak 12 anak, Kelas B sebanyak 14 anak, dan Kelas C sebanyak 11 anak.
Acara diawali dengan penampilan tari penyambutan yang memukau tamu undangan dan pengunjung. Camat Gantung, Dela Wahyudi, turut hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Dela Wahyudi mengapresiasi konsistensi Sanggar Muara 9 dalam membina generasi muda melalui seni budaya.
“Pelaksanaan evaluasi ke-4 ini membuktikan bahwa sanggar tetap konsisten memberikan ruang tampil sekaligus mengevaluasi perkembangan latihan anak-anak secara berkala,” kata Dela.
Menurutnya, kegiatan seni budaya seperti ini tidak hanya menjadi wadah memperkenalkan seni tari kepada anak-anak, tetapi juga membuka peluang prestasi melalui berbagai ajang perlombaan, seperti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
“Kegiatan ini juga dapat meningkatkan interaksi sosial anak-anak yang saat ini banyak bergantung pada gawai atau handphone. Dengan latihan tari, anak-anak memiliki aktivitas fisik dan kegiatan positif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia, Agustiawan, berharap keberadaan sanggar tari di Kecamatan Gantung dapat memberikan warna tersendiri bagi perkembangan seni budaya daerah sekaligus membangkitkan semangat sanggar-sanggar lainnya di Beltim.
“Harapan kami, anak-anak Sanggar Muara 9 dapat terus difasilitasi dan diberikan dukungan untuk mengikuti berbagai event tari, baik di Kecamatan Gantung maupun tingkat Kabupaten Beltim,” ujar Ogoet, sapaan akrab Agustiawan.
![]()







