Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Ada Indikasi Monopoli Perusahaan Besar, Aliansi Peternak Mandiri Belitung Soroti Ketimpangan Pasokan DOC

Foto truk yang mengangkut bibit ayam atau DOC milik salah satu perusahaan besar peternakan ayam di Belitung. Kondisi ini sangat anomali sedangkan peternakan ayam mandiri atau lokal kesulitan mendapatkan bibit ayam maka terkesan ada indikasi monopoli bibit ayam oleh perusahaan besar dan merugikan peternak mandiri (BelitongToday/IST-Dokumentasi Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung)

Foto truk yang mengangkut bibit ayam atau DOC milik salah satu perusahaan besar peternakan ayam di Belitung. Kondisi ini sangat anomali sedangkan peternakan ayam mandiri atau lokal kesulitan mendapatkan bibit ayam maka terkesan ada indikasi monopoli bibit ayam oleh perusahaan besar dan merugikan peternak mandiri (BelitongToday/IST-Dokumentasi Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – Nasib para peternak ayam mandiri di Pulau Belitung berada di ujung tanduk.

Ketersediaan bibit ayam atau Day Old Chick (DOC) yang kian langka, dipadu dengan lonjakan harga pakan, meroketkan Harga Pokok Produksi (HPP) di tingkat peternak lokal hingga berada di level yang tidak lagi ideal.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada harga jual daging ayam di pasaran.

Peternak mandiri tidak memiliki ruang untuk menurunkan harga jual karena terpatok tingginya biaya modal awal dan operasional.

‎Namun, di tengah keterbatasan ini, sebuah anomali memicu sorotan tajam.

Ketimpangan pasokan terlihat mencolok antara peternak mandiri dan peternak yang tergabung dalam kemitraan perusahaan.

Baca Juga  Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, Pemprov Babel Gelar Sosialisasi Kemitraan

Ketua Aliansi Peternak Ayam Mandiri Belitung, Yahya, mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakadilan distribusi bibit yang dirasakan para peternak lokal saat ini.

“Kondisinya sangat miris. Ketika kami peternak mandiri setengah mati mencari pasokan bibit DOC, peternak mitra perusahaan salah satunya PT SMS justru sangat mudah mendapatkannya. Bibit masuk setiap hari ke kandang-kandang kemitraan mereka,” tegas Yahya, Kamis 20 Agustus 2026.

‎Menurut Yahya, kondisi ini memicu persaingan usaha yang tidak sehat dan cenderung mengarah pada praktik monopoli pasar.

Saat masa panen tiba, perbedaan volume pasokan antara peternak mandiri dan mitra perusahaan terlihat amat jomplang.

Baca Juga  Beltim Terima Bantuan Benih Kerapu, Benur Udang dan Pakan Udang

‎”Setiap kali panen, terjadi ketimpangan yang sangat jauh. Yang lebih memukul kami, harga jual ayam dari mitra perusahaan selalu dipatok jauh di bawah HPP peternak mandiri. Ini jelas aksi monopoli dan persaingan yang tidak sehat yang perlahan membunuh mata pencaharian peternak lokal,” pungkasnya.

‎Para peternak mandiri kini berharap ada langkah nyata dan intervensi dari pemerintah daerah serta pihak berwenang untuk menata kembali regulasi distribusi DOC dan pakan, guna menjamin iklim usaha yang adil di Belitung. (Nazriel Semesta)

Share :

Baca Juga

Massa Tutup Pabrik Foresta

Belitong Economic and Business

Semakin Memanas! Massa Tutup Sementara Pabrik Foresta, Kunci Pabrik Tetap Dipegang Pihak Perusahaan

Belitong Economic and Business

Pasar Tanjungpandan Ramai Pembeli Jelang Malam Pergantian Tahun

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, PNBP Kantor Imigrasi Tanjungpandan Capai Rp1,1 Miliar

Belitong Economic and Business

Pendapatan Linkedin Tumbuh 17 Persen di Tengah Meningkatnya PHK

Belitong Economic and Business

Beredar Video Masyarakat Tebang Pohon Sawit Foresta Lestari Dwikarya, Singgung Nama Bupati Belitung
Kapal Express Bahari 3E

Belitong Economic and Business

Layani Mudik Lebaran, Kapal Express Bahari 3E Tambah Jadwal Keberangkatan, Jangan Sampai Kehabisan Tiket
Ekonomi Biru asean

Belitong Economic and Business

Bappenas Ajak Negara Anggota ASEAN Berkolaborasi Bangun Ekonomi Biru
THR Belitung

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Imbau Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu