Home / Belitong Humanities

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:10 WIB

‎Asa dari Balik Jeruji, Lapas Tanjungpandan Gelar Shalat Istisqa’ Mohon Hujan

Lapas Kelas II B Tanjungpandan menggelar shalat Istisqa' mohon hujan, Jumat 22 Oktober 2026 (BelitongToday/IST-Humas Lepas Kelas II B Tanjungpandan)

Lapas Kelas II B Tanjungpandan menggelar shalat Istisqa' mohon hujan, Jumat 22 Oktober 2026 (BelitongToday/IST-Humas Lepas Kelas II B Tanjungpandan)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Matahari Jumat (23/10) pagi baru saja merambat naik di atas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan.

‎Dari balik tembok-tembok tinggi berlapis kawat duri, cuaca tampak begitu cerah sebuah kecerahan yang belakangan justru membawa kecemasan bagi warga di Pulau Belitung akibat terik dan ancaman kekeringan yang tak kunjung usai.

‎Namun, di tengah hamparan tanah rumput lapangan dalam lapas jam 07.00 WIB itu, tidak ada keluh kesah.

Yang ada hanyalah barisan shaf yang rapi. Ratusan orang mulai dari jajaran pegawai, peserta Maganghub, hingga para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berdiri sejajar, menanggalkan batas status sosial, untuk satu tujuan ikhtiar spiritual: melaksanakan Salat Istisqa.

Baca Juga  ASEAN HLTF ACV Sukses Dihelat di Belitung, Hasilkan Sejumlah Masukan untuk Masa Depan ASEAN

Dengan pakaian serba putih dan busana muslim bersahaja, seluruh peserta menundukkan kepala. Di bawah langit Belitung yang haus akan siraman air, mereka bersatu dalam khusyuk, mengetuk pintu langit memohon rahmat penyejuk bumi.

‎Ikhtiar Spiritual di Tengah Kemarau

‎Ancaman kekeringan yang melanda kawasan Belitung beberapa waktu terakhir memang menjadi perhatian bersama. Sumber-sumber air kian menyusut, debu-debu beterbangan, dan warga menanti dengan cemas datangnya tanda-tanda hujan.

‎Bagi Lapas Tanjungpandan, kondisi ini bukan sekadar persoalan teknis ketersediaan air, melainkan panggil nurani untuk mengetuk pintu ampunan Sang Pencipta.

Baca Juga  Perumnas Serahkan Asetnya ke Pemkab Belitung, Kades APJ Berharap Pembangunan Segera Dilaksanakan

‎Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, M. Rolan, mengungkapkan bahwa gerakan doa bersama ini hadir dari rasa kepedulian mendalam terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat luas.

‎”Kita menyadari bahwa selain melakukan berbagai upaya nyata, doa adalah bagian yang sangat penting dari ikhtiar. Melalui Salat Istisqa ini, kita memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan, mengangkat kesulitan, serta menjaga Bumi Belitung beserta seluruh masyarakatnya,” tutur M. Rolan di sela kegiatan, Jumat 22 Oktober 2026.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Ini Makna Tahun Ular Kayu Pada Perayaan Imlek di Belitung Timur
Warga RT 12/ RW 09 Jalan Kapten Saridin, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan menolak keras status lapangan sepakbola setempat yang dijadikan tanah kavling

Belitong Humanities

Polemik Lapangan Sepakbola Paal Satu Jadi Kavlingan Berlanjut, Warga dan Lurah Adu Argumen, Lanjut RDP ke DPRD

Belitong Humanities

24 Pejabat Lolos Selter 6 Kepala OPD Beltim, Bupati Tekankan Integritas dan Target Kinerja

Belitong Humanities

‎Menghapus Rindu di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, WBP Lapas Tanjungpandan Diberikan Kesempatan Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Belitong Humanities

Jelang Pilkada, Sinergitas Forkopimcam di Belitung Timur Ciptakan Kerukunan Masyarakat
Haters

Belitong Humanities

Bagaimana Pola Pikir Haters Mempengaruhi Cara Mereka Memberikan Kritik?
Muhammadiyah Belitung Salat Idul Adha

Belitong Humanities

Warga Muhammadiyah Belitung laksanakan Salat Idul Adha 1444 Hijiriah, Khatib Ajak Teladani Sifat Nabi Ibrahim

Belitong Humanities

Ini Visi Pemkab Belitung Timur 20 Tahun Mendatang